Jumat, 28 Agustus 2026

Pidato Legendaris Bjorge Lillelien! 3 Fakta Rivalitas Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 10 Juli 2026 | 08:42 WIB

Sebelum melontarkan pidato legendarisnya, Lillelien bahkan sempat mengkritik wasit asal Polandia, Jerzy Kacprzak.

Ia menilai tambahan waktu terlalu panjang dan berseloroh wasit itu hampir layak mendapat kewarganegaraan Inggris karena dianggap menguntungkan tim tamu.

Menariknya, klaim Lillelien Inggris tersingkir dari Piala Dunia sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Inggris tetap berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 1982 di Spanyol, tetapi fakta tersebut tidak mengurangi popularitas pidatonya.

Lillelien sendiri dikenal sebagai pribadi yang pendiam di luar pekerjaannya sebagai komentator.

Putranya, Marius Lillelien, mengungkapkan dalam dokumenter NRK sang ayah selalu membangun emosinya layaknya seorang seniman yang sedang bersiap tampil di atas panggung.

Mantan striker Norwegia, Egil Ostenstad, juga menggambarkan Lillelien sebagai sosok yang tidak biasa bagi masyarakat Norwegia.

Menurutnya, kemampuan Lillelien mengekspresikan emosi membuat komentarnya tetap hidup meski telah berlalu puluhan tahun.

Mengapa Rivalitas Ini Tetap Hidup hingga Piala Dunia 2026?

Lebih dari empat dekade setelah pidato tersebut, hubungan sepak bola Norwegia dan Inggris justru semakin erat. Hampir 100 pemain Norwegia pernah berkarier di Premier League sejak kompetisi itu dimulai.

Nama-nama seperti Jan Age Fjortoft, Morten Gamst Pedersen, John Carew, Ole Gunnar Solskjaer, Martin Odegaard, hingga Erling Haaland menjadi bukti kuatnya hubungan kedua negara di dunia sepak bola.

Banyak pemain Norwegia berkembang melalui kompetisi Inggris sebelum menjadi bintang internasional.

Secara statistik, Inggris hanya meraih satu kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah dalam empat pertemuan kompetitif melawan Norwegia.

Catatan itu membuat duel kedua negara selalu menarik untuk disimak meski tidak terlalu sering terjadi.

Tim nasional putra Norwegia dan Inggris juga belum pernah bertemu di putaran final turnamen besar sebelum Piala Dunia 2026.

Pertandingan di Miami menjadi pertemuan pertama mereka dalam ajang sebesar ini sekaligus laga pertama setelah 12 tahun tidak saling berhadapan.

Rivalitas itu sempat kembali mencuat pada Piala Dunia Wanita 2015.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

X