RAKYAT SULTRA.id-Genap dua minggu pasca ditemukannya jasad seorang perempuan di dalam mobil yang terparkir di Bandara Internasional Juanda, kepolisian belum juga berhasil menangkap terduga pelaku, Rabu (8/7).
Korban bernama Ruly Yunis Setiawati, perempuan, 50 tahun, warga Desa Mlajah. Ia diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.
Dari informasi yang dihimpun, pihak polisi mencurigai seorang laki-laki berkacamata yang datang bersama korban ke Bandara Juanda. Laki-laki tersebut diketahui berinisial E, 54 tahun, warga Dampit, Kabupaten Malang.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengetahui informasi yang beredar di media sosial terkait pria yang diduga bersama korban sebelum peristiwa pembunuhan.
Keluarga juga menerima informasi bahwa pria tersebut diduga memiliki riwayat menipu sejumlah orang. Atas dasar itu, keluarga menduga korban menjadi sasaran praktik love scam terduga pelaku.
"Dari wajahnya memang benar namanya E, usianya sekitar 54 tahun, dugaan kami soal love scam, itu bisa jadi. Niatnya memeras korban, tetapi kebablasan," tutur Risang dikonfirmasi awak media, Rabu (8/7).
Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur menyampaikan bahwa pria yang diburu dalam kasus tersebut diduga telah berulang kali melakukan penipuan.
"Jadi latar belakangnya ini memang orang ini (E) tukang tipu-tipu," tutur Jumhur. Hingga kini, Polda Jawa Timur bersama Polresta Sidoarjo masih memburu keberadaan terduga pelaku untuk mengungkap kasus ini secara utuh.
Kronologi singkat
Masyarakat digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam mobil yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo pada Rabu siang (24/6).
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang driver taxi online, Rabu siang (24/6). Kecurigaan muncul setelah ia mencium bau menyengat dan mencurigai tetesan cairan yang berasal dari dalam mobil Toyota Kijang Innova.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, mobil dengan nopol M 1090 GP tersebut masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu sore (20/6). Mobil itu tak pernah keluar lagi hingga ditemukan jasad perempuan.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan poses evakuasi jasad seorang perempuan yang ditemukan di dalam mobil Innova di area parkir T1 Bandara Juanda, berlangsung dramatis.
Untuk mengevakuasi korban, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya terpaksa memecahkan kaca mobil agar dapat membuka akses dan mengevakuasi jasad korban yang sudah membengkak.
"Dengan peralatan vehicle accident rescue (VAR) tim rescue berangkat ke Bandara Juanda. Jenazah perempuan yang ditemukan kemudian kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan" tutur Nanang di lokasi.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.