RAHA, rakyatsultrra.id- Berbagai terobosan terus dilakukan Ketua Persatuan Guru Republil Indonesia (PGRI) Kabupaten Muna, Haswa, S. Pd, M. Pd.
Salah satunya adalah dengan melunasi tunggakan iuran anggota PGRI di Pengurus Besar (PB) PGRI dan Pengurus PGRI Provinsi yang telah berlangsung selama puluhan tahun, sejak PGRI Muna berdiri.
Diwawancarai jurnalis Rakyat Sultra, Ketua PGRI Muna, Haswa mengungkapkan, pelunasan tunggakan iuran anggota tersebut adalah salah satu bentuk komitmen pengurus cabang dan pengurus ranting PGRI Muna.
Haswa menyebutkan, pada tanggal 23 Desember 2022, PGRI Muna telah melunasi utang iuran anggota di OBD senilai Rp 221 juta, dan utang di PGRI Provinsi senilai Rp 130 juta. "Untuk pelunasan utang iuran anggota ini kami gelontorkan dana sekitar Rp 300 juta lebih. Utang ini harus dilunasi dan tak bisa diputihkan, " sebutnya.
Upaya PGRI Muna melakukan pelunasan utang, mendapat perhatian dan penghargaan dari Ketua PB PGRI yang diserahkan dalam kegiatan Konferensi Kerja Nasional Tahun 2023 di Kota Samarinda, tanggal 24-26 Februari lalu.
Eksistensi organisasi PGRI Muna kata Haswa tak hanya dibuktikan melalui pelunasan utang, namun sejumlah momentum kegiatan PGRI dapat dilaksanakan secara meriah.
"Kami bisa buktikan, kegiatan PGRI tidak mandek. Selama ini saya dibully, tapi alhamdulillah, utang PGRI lunas, demikian pula dengan kegiatan mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan guru baik guru PNS, honorer maupun P3K terus kami lakukan, " tandasnya. RS