-
KENDARI, Rakyatsultra.com, -- 50 Alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTS) dikukuhkan menjadi pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Alumni Ahli Lalu Lintas (IKAALL) Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2022-2025 yang di gelar di Hotel Venus Kendari, Kamis (3/3/2022).
Pelantikan pengurus DPD IKAALL Sultra ditandai dengan penyerahan pataka oleh Ketua DPP (IKAALL-STTD) Dr. Ir. Haris Muhammadun, A.TD, MM, IPM kepada Ketua DPD IKAALL yang baru Awaluddin SSIT yang Kemudian dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan oleh Ketua DPP IKAALL STTD Haris Muhammadun, di depan peserta dan tamu undangan.
-
Dalam Kesempatan itu, Ketua DPP IKAALL-STTD Dr. Ir. Haris Muhammadun, berpesan, kepengurusan DPD IKAAL Sultra nantinya bisa bersinergi dengan pemerintah daerah menyangkut persoalan transportasi darat Sultra.
Apalagi kata dia, penanganan ODOL juga masuk dalam program unggulan guna memberi kontribusi dan berperan aktif dalam membangun transportasi nasional.
“Angka kecelakaan Lalu lintas di indonesia ini sangat tinggi sekali salah satunya diakibatkan karena human error. Selain itu kendaraan ODOL ini juga menjadi salah satu hal perhatian kita. Saya berharap Pengurus DPD IKAAL Sultra lebih solid. Dapat berkontribusi aktif ke masyarakat dan pemerintah daerah, berupa kontribusi pemikiran, partisipasi aktif dan wujud nyata peran serta IKAAL Sultra,” ucap Haris.
-
Senada dengan Wakil Ketua Umum Bidang Kehumasan DPP IKAAL, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVIII Propinsi Sulawesi Tenggara Dr. Drs. Benny Nurdin Yusuf, Amd.LLAJ, MH, CPCE menyambut baik dan mendukung penuh program dari kepengurusan DPD IKAAL Sultra periode 2022 -2025. Salah satunya yakni bersinergi untuk penanganan Over Dimensi dan Overload (ODOL) di Sulawesi Tenggara
“ Saya berharap IKAAL Sultra selalu menjaga komitmen berkerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah daerah dan kementrian perhubungan dalam membangun transportasi yag lebih baik di Sulawesi Tenggara,” harapnya
-
Sementara itu, Ketua DPD IKAALL-STTD Sultra periode 2022-2025 Awaluddin SSIT, menyatakan bahwa dibawah komandonya, IKAAL Sultra akan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyikapi permasalahan permasalahn transportasi darat di Sulawesi Tenggara.
Lanjut Awaluddin mengatakan, hingga hari ini di sultra, banyak kendaraan plat hitam (pribadi) yang digunakan untuk angkutan umum. Hal tersebut mengakibatkan persaingan yang tidak sehat dengan angkutan umum resmi. Bagi angkutan umum resmi, kendaraan plat hitam (pribadi) dianggap mengambil penumpang yang seharusnya didapat oleh angkutan umum resmi.
Selain itu, kendaraan plat hitam (pribadi) sebagai angkutan umum tidak membayar retribusi, tidak melakukan antrian di terminal dan tidak melakukan uji berkala kendaraan. Di samping itu, keberadaan kendaraan plat hitam (pribadi) yang digunakan untuk angkutan umum ini tidak memberikan jaminan perlindungan hukum kepada penumpang apabila terjadi kecelakaan, karena tidak dilengkapi dengan asuransi kecelakaan dan asuransi jiwa.
Kepala bidang lalu lintas darat Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara itu juga mengungkapkan bahwa di sultra terkadang ada saja driver ojek online yang memiliki profil (foto, nama, pelat nomor) yang berbeda dengan kenyataannya. Konsumen pun dibuat resah karena menyangkut tanggung jawab keselamatan mereka berpotensi membahayakan bagi penumpang
Dari adanya permasalahan tersebut, Awaluddin mengatakan pengurus IKAAL Sultra akan ikut berpartisapasi dan berkontribusi kepada permasalahan transportasi yang ada di sultra, “ Pengurus DPD IKAAL SULTRA AKAN memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah daerah dalam hal pengelolaan transportasi,” ucap Awaluddin.
Untuk diketahui, IKAALL adalah wadah dari alumni Akademi Lalu Lintas, Program Diploma III Ahli Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (ALLAJR) dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Kementerian Perhubungan, Tahun 1953-2018. Sebagai sekolah kedinasan milik Kementerian Perhubungan, sampai dengan saat ini alumni diseluruh Indonesia berjumlah 5.433 orang.
Sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis di Indonesia, para alumni saat ini tidak saja bertugas sebagai Aparat Sipil Negara (ASN), tetapi sudah banyak pula yang berkarir di perusahaan umum milik negara (BUMN), perusahaa
n umum milik daerah (BUMD), perusahaan swasta dan professional konsultan serta praktisi transportasi.
Sebagai sekolah kedinasan milik Kementerian Perhubungan, sampai saat ini, alumninya di seluruh Indonesia sudah berjumlah 5.433 orang.
Organisasi ini fokus pada pengembangan sumber daya manusia untuk menunjang peningkatkan kualitas transportasi dan lalu lintas.
Adapun program kerja Ketua DPD IKAALL-STTD yaitu menjalin aliansi strategis dengan Asosiasi profesi lain, penguatan peran IKAALL-STTD dalam kebijakan Transportasi dan Amart and Good Publication. IKAALL-STTD juga akan memanfaatkan anggotanya yang terbesar di Dinas Perhubungan, swasta, dan Instansi lain untuk bersinergi, termasuk sinergi dengan Pemerintah. (RS)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Muhammad Ihsan
Terkini
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:53 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:49 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:44 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:34 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:29 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:21 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:16 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:13 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:07 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:03 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:59 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:54 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:49 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:44 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:41 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:38 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:32 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:28 WIB