Jumat, 28 Agustus 2026

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Jemput Langsung Kepala KSOP Bungkutoko dan Manager Pelindo Kendari Guna Temui Buruh TKBM 

Photo Author
Muhammad Ihsan, Rakyat Sultra
- Minggu, 27 Februari 2022 | 11:39 WIB

-
KENDARI,Rakyasultra.com --
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang dialami buruh bongkar muat di pelabuhan Bungkutoko dan Pelabuhan Peti Kemas New Port Kendari (KNP). Ditengah kesibukannya Legislator Partai Golkar itu menyambangi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kelas II Kendari guna mengkonfirmasi persoalan yang dialami masyarakat kelurahan Bungkutoko kota Kendari yang mayoritas sehari-harinya bekerja sebagai buruh bongkar muat di Pelabuhan Bungkutoko dan Pelabuhan KNP Kendari. Sekitar pukul 10.30 Wita, setibanya di Kantor KSOP Kelas II Kendari, Ridwan Bae langsung disambut oleh Kepala KSOP Kendari Letkol Marinir Agus Winarto dan Manajer SDM dan Umum PT Pelindo Cabang Kendari, Alfian Achmad. Sabtu 26 Februari 2022.
-
Kepada Kepala KSOP Kendari dan Manager Umum Pelindo Kendari, Ridwan Bae menyampaikan maksud dan tujuannya menyambangi Kantor KSOP kelas II Kendari.  Kata dia, memang sebenarnya negara kita bergerak berdasarkan aturan perundangan-undangan dan ketentuan yang berlaku, tapi stabilitas juga harus jadi perhatian kita semua. " Bayangkan sudah 10 hari ratusan buruh bongkar muat bermalam di Gedung DPRD Sultra. Lalu yang peduli tidak ada sama sekali, Gubernur Sultra juga tidak ada langkah langkah Kongkrit. Jadi sekarang buruh TKBM terkatung-katung disini.," ketus Ridwan

BACA JUGA: Ketua Komisi III DPRD Kendari Sindir Kepala KSOP Kendari Tak Paham Undang-Undang

  Lanjut Ridwan bilang, setelah dirinya bertemu dengan para buruh bongkar muat itu, mereka mengatakan mereka mau kerja dan mau makan. "Hati kita tersentuh, mereka mengatakan pelindo tidak memihak kepada mereka. Bahkan mereka mengatakan Sekda itu kerjasama dengan Pelindo. saya tidak bisa menyalahkan mereka, karena mereka mencari makan hari ini untuk hari ini dan mereka mecari uang hari ini untuk hari ini. jadi kalau mereka berpikir salah kita merasakan kalau orang lagi lapar pasti mereka berpikir macam-macam " katanya. Ridwan Bae menyebutkan persoalan buruh ini butuh solusi. Yang pertama mereka harus meninggalkan DPRD supaya mereka bisa mencari kerjaan lain guna menghidupi keluarganya. Selanjutnya mereka mesti di fasilitasi hingga ke Kementerian terkait. " Kita tidak bisa membedakan-bedakan mereka, sehingga kita bisa mendapatkan solusi yang terbaik," tegas Ridwan.
-
Anggota DPR RI itu berharap agar pemrov sultra segera mengambil langkah-langkah kongkrit, "mereka saudara saudara kita, anak-anak kita, keluarga kita mereka harus diberi kesempatan untuk hidup layak sebagaimana manusia hadir didunia ini," ucap Ridwan. Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kota Kendari, Letkol Marinir Agus Winarto mengatakan, di pihaknya telah melakukan mediasi tapi tidak bisa dan akhirnya kedua kelompok ini sampai sekarang belum selesai dan belum akur.“Sudah kita usahakan untuk kita mediasi, ” kata Agus. Agus juga berharap, dua TKBM tersebut bisa rukun dan menyelesaikan konflik yang terjadi agar bisa kembali bekerja. Lain halnya dengan Manajer SDM dan Umum PT Pelindo Cabang Kendari, Alfian Achmad mengatakan bahwa pihaknya siap mempekerjakan kembali TKBM di KNP Kendari asalkan sudah ada keputusan tetap dari 5 Kementrian terkait," tandasnya.  

BACA JUGA:  Kepala KSOP Kendari Letkol Marinir Agus Winarto, Tantang Warga untuk Melapor Kepada Tuhan

  Setelah mendengar klarifikasi dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kota Kendari dan Manajer SDM dan Umum PT Pelindo Cabang Kendari. Mantan Bupati Kabupaten Muna itu mengajak Letkol Marinir Agus  Winarto  dan Alfian Achmad untuk bergegas menemui ratusan buruh bongkar muat di Geduang DPRD Sultra. Sebelumnya juga pernah diberitakan, Pernyataan Kepala KSOP Pelabuhan Bungkutoko Kendari, Letkol Marinir Agus Winarto kepada buruh di kawasan Bungkutoko, memicu kontroversi di lingkungan buruh kawasan Pelabuhan Bungkutoko, Kendari.  Letkol Marinir Agus Winarto mengatakan “Laporkan sekalian saja pada TUHAN YME. Mas…..biar tak tanggung…..,” ucap Kepala KSOP Kelas II Kendari tersebut, Kamis (20/1.2022 ).  Kalimat tersebut oleh buruh sebagai sesuatu yang tak pantas dikeluarkan seorang pemimpin apalagi berstatus anggfota TNI angkatan laut. Buruh bongkar muat juga menilai pernyataan itu kurang bijaksana.  (p2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Ihsan

Tags

Terkini

Terpopuler

X