Untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak bandara Haluoleo mengundang semua stakholder untuk bersama-sama menegani adanya bahaya.
"Suatu saat nanti kita tidak tau kalau ada cobaan, untuk itu mari kita jaga kekompakan dari sekarang antara PKP-PK dan seluruh stekholder terkait," terangnya.
Perwakilan Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makasar Agus Sasongko mengatakan, simulasi ini masih banyak kekurangan diantaranya, penganganan korban belum maksimal sesui dengan prosedur, jarak antara korban dan pesawat masih terlalu dekat, pembakaran tidak sesui dengan arah angin dan tidak ada tenda bagi korban yang mengalami luka-luka.
"Jadi korban masih ada yang terkena matahari padahal kalau luka-luka itu tidak boleh dikena matahari, tanda-tanda bendera terlalu rendah seharusnya tinggi," pungkasnya.
Meskipun masih ada kekurangan, namun Agus, sangat mengapresiasi langkah besar yang dilakukan oleh pihak Bandara Haluoleo. Ia berharap agar pelaksanaan kedepannya lebih maksimal lagi untuk mencapai suatu kesempurnaan.
Sedangkan Komandan PangkaLan Udara Haluoleo (Danlanud HLO) Letkol Pnb Rizaldy Efranza juga sangat mengaspresiasi kegiatan simulasi atau pelatihan penanggulangan keadaan darurat yang dilaksanakan secara bersama-sama tersebut.
Ia juga mengharapkan agar kedepan latihan ini semakin diasah terus untuk mengantisipasi kejadian yang dapat diwaspadai secara bersama-sama. "Kedepan lebih disempurnakan lagi, dan harus latihan terus," pesannya.
Sementara Kakansar Kendari Amiruddin melalui Humas Wahyudi mengatakan bahwa secara khusus dalam menghadapai simulasi penanggulangan darurat bencana itu menurunkan 12 personilnya.
Selain dihadiri oleh Danlanud HLO, Danyonif 725, Dandim Kendari, Polsek Ranometo, Basarnas Kendari, BNPB Sultra, dan Dinkes Sultra, kegiatan pelatihan penggulangan keadaan darurat tersebut juga dibuka secara langsung oleh Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga.
Dalam sambutannya ia berpesan agar latihan itu dilaksanakan dengan baik, agar suatu gangguan yang datang dapat tertangani secara baik pula. (p2/b/put)