LANGARA, Rakyatsultra.id - Komitmen Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Ir H Amrullah MT untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerahnya terus diwujudkan. Angkanya menanjak naik, semula dari posisi 17 Tahun 2016, kini angka IPM Konkep menempati posisi 13 dari 17 Kabupaten Kota di Sultra,Tahun 2023.
Infrastruktur penunjang untuk terus menaikan angka IPM di Pulau Wawonii kian dipersiapkan. Terbaru, Selasa (20/8), Ir H Amrullah MT bersama Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Dr Joko Santoso meresmikan Perpustakaan Modern yang dibangun Tahun 2023 lalu.
Bupati Konkep, Ir H Amrullah MT saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa, salah satu misi yang diemban dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Konkep Tahun 2021-2026 adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program Wawonii Cerdas.
Salah satu pilarnya adalah pengembangan literasi masyarakat dengan target minimal terdapat, dua sampai tiga perpustakaan atau pojok baca Desa, serta terbangunnya layanan umum perpustakaan daerah.
"Allhamdulillah, sampai Tahun 2023 telah dibangun 14 Perpustakaan Desa dan gedung layanan umum Perpustakaan Daerah yang hari ini diresmikan," jelasnya.
Kata ia, pengembangan perpustakaan memegang peranan penting dan strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perpustakaan dapat menjadi lumbung ilmu pengetahuan bagi masyarakat, tidak hanya anak sekolah, mahasiswa, para akademisi, pelaku usaha serta ASN.
"Perpustakaan ini juga, dapat menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan pendidikan, penelitian, dan juga tempat berkreasi sekaligus rekreasi," katanya.
Karena itu, dibutuhkan kreatifitas dan inovasi layanan, sehingga para pegiat literasi bisa betah dalam layanan gedung perpustakaan. Kondisi ini, tentu sesuai dengan konsep pembangunan gedung layanan Perpustakaan Umum Daerah Konkep.
"Pada kesempatan yang baik ini, kami menitipkan gedung layanan perpustakaan daerah Kabupaten Konawe Kepulauan kepada para pustakawan, arsiparis, komunitas, para pegiat literasi, dan seluruh pihak yang berkepentingan untuk bersama-sama menjaga, merawat dan menghidupkan aktivitas berliterasi agar manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan," pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Joko Santoso menyampaikan bahwa perpustakaan harus menjadi ruang publik yang terbuka untuk berlatih keterampilan sekaligus tempat berbagi pengalaman.
"Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda terhadap layanan perpustakaan, untuk itu layanan maupun konten perpustakaan harus relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga mengundang orang untuk hadir," tandasnya. rs