LANGARA, rakyatsultra.id - Inflasi di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus menjadi perhatian Pemerintah setempat, karena itu. Pemkab Konkep melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) berupaya menekan angka inflasi di Konkep melalui pasar pangan murah.
Pasar pangan murah yang rencananya digelar di tujuh Kecamatan itu dibuka secara resmi Bupati Konkep di Pasar Wawonii di Langara, Senin (1/4).
Saat membuka kegiatan, Bupati Konkep Ir H Amrullah MT mengatakan bahwa ada empat agenda utama yang menjadi grand isu Nasional sesuai arahan Presiden yakni, percepatan penurunan stunting, penghapusan kemiskinan ekstrim, pengendalian inflasi, dan ketahanan pangan.
"Untuk itu, saya mengharapkan kepada kita semua untuk memiliki kepekaan untuk melaksanakan intervensi empat prioritas Nasional itu," jelasnya.
Inflasi ini sambungnya, paling dirasakan oleh masyarakat dalam kategori kurang mampu secara ekonomi. Inflasi juga berdampak pada kemiskinan, stunting dan ketahanan pangan keluarga.
Karena itu, menjadi kewajiban Pemkab untuk mengendalikan inflasi melalui kebijakan stabilitas harga dan kebijakan intervensi program yang mendorong peningkatan daya beli masyarakat.
"Salah satu kebijakan stabilitas harga dan kebijakan intervensi yang kita lakukan adalah pasar pangan murah," urainya.
Dengan hadirnya pasar pangan murah ini. Kata dia, diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat sekaligus menekan angka inflasi di Konkep.
"Sebelum saya akhiri. Saya ingin menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga kita yang hadir di tempat ini, kepada tim pengendalian inflasi daerah, forkopimda OPD terkait dan para camat, semoga apa yang kita lakukan ini senantiasa bernilai ibadah," tandasnya. RS