Jumat, 28 Agustus 2026

Pj Gubernur Sultra Buka Expo Kemah Santri dan Porseni di IAIN Kendari

Photo Author
Agus Syahlan Tohamba, Rakyat Sultra
- Senin, 23 Oktober 2023 | 08:45 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Komjen Pol (P) DR.(H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Komjen Pol (P) DR.(H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H.

KENDARI, rakyatasultra.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Komjen Pol (P) DR.(H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, hadir memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Expo, Kemah Santri dan Porseni se-Sultra 2023 yang dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari. Minggu (22/10).

Pembukaan Expo, Kemah Santri dan Porseni se-Sultra ditandai dengan ketukan Mic dan pelepasan balon udara oleh Pj. Gubernur Sultra.

 

“Hari ini 22 Oktober 2023, pukul 09.29 WITA, dengan ini Ekspo Kemah Santri dan Porseni, saya nyatakan resmi di buka,” ucapnya.

Diketahui, kegiatan Expo, Kemah Santri dan Porseni merupakan Rangkaian dari Hari Santri Nasional Tahun 2023.Kegiatan Expo, Kemah Santri dan Porseni ini akan digelar selama 4 (empat) hari mulai 22- 26 Oktober 2023 diikuti oleh 1.250 santri dan siswa-siswi se-Sulawesi Tenggara dengan rincian 20 Pondok Pesantren, 500 para Santri, 14 Madrasah Aliah 350 Siswa, 16 SMA, serta 400 Siswa.

Mengawali sambutannya, Pj. Gubernur Sultra Anda Budhi Revianto, mewakili seluruh jajaran Pemprov Sultra, Forkopimda serta seluruh komponen masyarakat se-Sultra mengucapkan selamat Hari Santri Nasional Tahun 2023.

Melalui kesempatan tersebut, dihadapan ratusan para santri, Pj. Gubernur Sultra kembali memaparkan tentang peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 22 Oktober merupakan resolusi jihad yang dicetuskan oleh KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Kemudian, Presiden RI Joko Widodo mengabadikan semangat para ulama ini dengan ditetapkannya Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015, pada tanggal 15 Oktober 2015.

Andap juga menginformasikan bahwa di Sultra saat ini, ada sebanyak 139 pondok pesantren dengan jumlah santri 21.599 santri terdiri dari 1.127 santriwan dan 10.372 santriwati. Ini menandai bahwa jumlah para santri menuntut ilmu pengetahuan semakin meningkat. Hal ini juga merujuk pada arahan yang disampaikan Bapak Presiden RI Joko Widodo, saat memimpi apel HSN 2023 yang diikuti secara virtual, menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara muslim terbesar di seluruh dunia.

Melanjutkan rujukan dari bapak Presiden RI yang menyatakan bahwa santri merupakan bagian dari fondasi negara. Andap Budhi Revianto menitipkan harapan kepada para santri untuk dapat berkontribusi terhadap terselenggaranya pembangunan nasional khususnya di Provinsi Sultra.

Kemudian, ditengah perkembangan lingkungan yang strategis saat ini, para Santri juga diarahkan untuk belajar dari pengalaman penjajahan yang rentan diadu domba. Oleh karena itu, Pj. Gubernur mengajak kepada seluruh para Santri untuk bersatu meneguhkan komitmen, menjaga persatuan, agar seluruh elemen tidak segregasi, tidak terpecah belah, apa lagi menjelang pemilu tahun 2024.

“Mari kita satukan hati dan pikiran kita, kita teguhkan komitmen kita jangan terpecah. Apalagi nanti pada tahun 2024 kita akan melaksanakan pesta demokrasi. Jangan terpecah, jangan ada segregasi, pemilahan diantara kita. Jangan mau diadu domba. Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan, ” ucapnya.

Melalui kesempatan ini juga, Pj. Gubernur Sultra memberikan bantuan danah hibah kepada Masjid Baitul Hikmah IAIN Kendari senilai Rp. 50 juta sebagai bentuk kepedulian Pemprov Sultra terhadap fasilitas pendidikan di IAIN Kendari. Pemberian bantuan ini diterima langsung oleh Rektor IAIN Kendari.

Selanjutnya, setelah diresmikan, Pj. Gubernur beserta rombongannya kemudian meninjau satu persatu stand pameran expo, untuk melihat barang – barang yang dipamerkan, sembari menyampaikan apresiasinya kepada peserta penyelenggara stand pameran.

Untuk diketahui, peserta expo merupakan penerima bantuan inkubasi bisnis dari Kementerian Agama (Kemenag) pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren adalah program yang dilaksanakan Kementerian Agama RI sebagai bentuk dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemandirian pesantren.

Turut Hadir Hadir dalam acara ini antara lain para Pejabat Tinggi Pratama Provinsi Sultra, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan (Forkopimda) lingkup Provinsi Sultra, Rektor IAIN Dr. Husain Insawan, M.Ag, Dharma Wanita Persatuan IAIN Kendari, serta para Santri. FJR/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Syahlan Tohamba

Tags

Terkini

Terpopuler

X