LANGARA, rakyatsultra.id - Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus berbenah di semua aspek, salah satunya adalah pengelolaan keuangan daerah.
Setelah diganjar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut, kini daerah yang dipimpin Ir H Amrullah dan Andi Muh Lutfi kembali menorehkan prestasi atas penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.
Konkep yang baru saja berusia satu dekade itu, digajar penghargaan penyaluran DAK Fisik terbaik tahap satu se-Sultra tahun 2023 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari dengan dengan raihan poin 20,68 mengalahkan Pemerintah Provinsi Sultra dengan poin 19,78. Penghargaan itu diterima langsung oleh Kepala BKD Konkep, Mahmud SP.,M.PW di Kendari, Selasa (15/8).
"Allhamdulillah, terimakasih atas petunjuk dan bimbingan Pak Bupati Pak Wakil Pak Sekda dan kerjasama yang baik semua OPD, para Bendahara yang senantiasa saling mensupport dalam rangka optimalisasi pengelolaan keuangan DAK fisik dan non fisik dengan semangat kebersamaan dan kekompakan dengan satu visi yakni mendorong percepatan pembangunan Wawonii Bangkit (berkembang kompetitif dan tangguh) dalam bingkai lingkaran hati Emas," jelas Mahmud.
Untuk menjaga prestasi ini sambungnya, pihaknya akan senantiasa berkoordinasi dengan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pengelolaan realisasi DAK Fisik secara rutin dan terintegrasi. Taat asas dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Tetap menjaga ritme kerja yang sudah baik melalui disiplin kerja pelaporan DAK sebelum jatuh tempo waktu yang ditetapkan," katanya.
Ditanya soal kunci sukses untuk mendapatkan penghargaan realisasi DAK fisik? Mahmud merunut skema yang dimulai dari perencanaan dan penganggaran, mempercepat proses pemilihan penyedia barang dan jasa, berkoordinasi dengan OPD, penyusunan kontrak, review Inspektorat kemudian diinput melalui aplikasi Omspan dengan memperhatikan verifikasi atas kesesuaian dokumen kontrak dengan persyaratan pengajuan SPP LS setelah itu diinput kembali di penatausahaan SIMDA FMIS setelah lengkap baru diajukan ke KPPN Kendari.
"Pada dasarnya pengelolaan DAK fisik untuk Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan mengelola enam sub bidang yakni sanitasi, sub bidang SMP, sub bidang Perpustakaan, bidang SD, bidang air minum, dan bidang sarana prasarana Jalan," tandasnya. RS