KENDARI – Bakal calon Wakil Wali Kota Kendari Haris Andi Surahman akhirnya bersuara tentang penolakan kader Partai Golkar yang tak ingin dirinya berpasangan dengan Abdul Rasak. Menurutnya penolakan itu punya motif di belakangnya.
Dia lantas menuding ada orang di balik layar yang berusaha memanfaatkan keadaan supaya dirinya dipisahkan dengan Ketua DPRD Kendari, Abdul Rasak.
Sayangnya mantan calon legislatif DPRD Sultra itu tidak mau menyebut siapa orang yang dimaksud. Yang jelas, ia mencium ada orang yang mencoba 'bermain' dalam masalah tersebut.
Dia tidak memungkiri kalau banyak kandidat yang mengantre menjadi wakil Abdul Rasak baik dari kader Golkar maupun orang lain.
"Makanya dengan penolakan itu bisa saja ada orang lain yang mencoba memanfaatkan momen," tegasnya usai mengikuti sosialisasi KPU di Swiss Bellhotel Kendari, Kamis (1/9).
Ia mengungkapkan keputusan dirinya menjadi pendamping Abdul Rasak sudah ditetapkan DPP Partai Golkar. Bahkan Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham sudah meneken rekomendasi tersebut.