"Jadi Rasak ini calon yang paling tinggi elektabilitasnya dan yang punya kesiapan untuk berpasangan dengan kader Golkar,"ujarnya.
Yang menarik untuk ditunggu yakni perburuan partai politik dua kandidat yakni Ishak Ismail dan Muh Zayat Kaimoeddin alias Derik sebab kedua calon tersebut sampai saat ini belum mencukupi syarat 20 persen keterwakilan di parlemen. Partai penentu yang akan melanggengkan perjalanan kedua kandidat untuk ikut pesta demokrasi itu tinggal Partai Demokrat.
Derik saat ini sudah memilki 3 kursi dari gabungan 2 parpol yakni PPP (1) dan Hanura (2) jika Demokrat yang memiliki 4 kursi memutuskan mendukung Derik maka secara otomatis Derik memenuhi syarat 20 persen. Begitupun juga Ishak Ismail yang saat ini sudah memegang surat tugas dari PDIP.
Empat kursi PDIP menjadi modal awal Ishak untuk meyakinkan Demokrat pasalnya jika 4 kursi PDIP bergabung dengan Demokrat maka Ishak memiliki 22 persen keterwakilan di parlemen. Secara garis besar kemanapun Demokrat melabuhkan dukungannya diantara Ishak dan Derik maka itulah kontestan ketiga yang lolos di pilwali mendatang.
Delapan Parpol sudah menentukan pilihan sedangkan Demokrat, PKS dan Gerindra belum memutuskan harus mendukung siapa. Namun secara tersirat kedekatan ADP dan PKS disinyalir banyak pihak jika ADP akan berpasangan dengan salah satu kader PKS yang selama ini digadang-gadang yakni Sulkarnain. (*/a)
Total Sebaran Dukungan Parpol
| Parpol | Dukungan |
| NasDem (3), Golkar (4), PBB (1) | Abdul Rasak |
| PAN (6), PKB (1) | Adriatma Dwi Putra |
| PDIP (4) | Ishak Ismail |
| HANURA (2), PPP (1) | Muhammad Zayat Kaimoeddin |
| DEMOKRAT (4), PKS (4), Gerindra (5) | Belum memutuskan |