Jumat, 28 Agustus 2026

PEREBUTAN MAHKOTA PEMUNCAK SURVEI

Photo Author
Agus Tohamba, Rakyat Sultra
- Sabtu, 13 Mei 2023 | 19:10 WIB

“Ngana belum survei, kita so baca,” kata kawan yang suka berlogat Kawanua.

Benar. Ganjar dibuat rebound oleh Charta Politika dan mengungguli Prabowo, 3,4%. Lalu mahkota Pemuncak survei kembali bertengger menghias kepala Ganjar. Di sini, hubungan Charta Politika dan SMRC membuat kagum, benar-benar seperti satu sio. Sampai-sampai metode survei yang digunakan, pun, sama, survei kilat melalui telepon seluler.

Tetapi Mahkota Ganjar hanya bertahan, tak cukup sepekan. Sebab Survey & Polling Indonesia (SPIN) tak tinggal diam. Melalui rilisnya pada 08 Mei 2023, SPIN mengembalikan mahkota tersebut kepada Prabowo.

Tak tanggung-tanggung, SPIN membuat Prabowo unggul hampir 16% dari Ganjar. Namun jangan kaget, sebab survei SPIN memang cenderung ”bersahabat” terhadap Prabowo. Ingat Pilpres 2019 tatkala SPIN dihujat pendukung Jokowi?

Mengapa hasil survei seperti itu? Yah, mau-maunya siapa yang membayar lembaga survei. Sehingga Hampir dapat dipastikan bahwa ke depan, hasil survei Indikator, Poltracking, LSI, dan SPIN, akan selalu mengunggulkan Prabowo. Begitu pula SMRC dan Charta Politika, akan selalu memahkotai Ganjar. Tergantung di pihak mana lembaga survei bersangkutan bekerja.

Namun tak kalah menarik dicermati adalah pemihakan Indikator, Poltracking, dan LSI belakangan ini. Mereka, sebagaimana kita ketahui, bahwa sejak dulu tak pernah bersahabat dengan Prabowo. Mengingat ketiganya adalah pendukung Jokowi, maka hampir bisa disimpulkan kalau yang di-endorse Jokowi saat ini, bukan Ganjar, melainkan Prabowo.

Kesimpulan dini di atas, juga dikuatkan oleh sinyalemen yang berkembang jikalau para pengusaha tambang saat ini, khususnya batu bara dan nikel, mulai mendekat ke kubu Prabowo, terutama, konon, untuk menunjukkan loyalitasnya pada Jokowi. Logis. Sebab kalau tidak, kekuasaan Jokowi yang tersisa, masih mampu membuat tambang mereka digembok.

Apakah mereka mendekat bukan karena semata elektabilitas Prabowo memang tinggi? Sehingga dipersepsi oleh para pengusaha paling berpeluang memenangkan pilpres. Mungkin saja. Tetapi selama rezim ini tak berhenti berusaha menghentikan Anies Baswedan, maka semua hasil survei itu, patut dipercaya sebagai survei rekayasa alias bohong-bohongan. Framing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Tohamba

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X