MAKASSAR — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional 2026 di Sulawesi Selatan mencatat rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan.
Sebanyak 1.173 peserta dari 38 provinsi serta 77 kementerian dan lembaga akan mengikuti rangkaian MTQ Korpri Nasional yang dipusatkan di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep.
Ketua Umum DPN Korpri Prof Zudan Arif Fakhrullah mengatakan MTQ VIII Korpri Nasional 2026 menjadi MTQ terakhir bagi kepengurusan DPN Korpri periode saat ini.
"Ini adalah MTQ terakhir bagi kami pengurus Korpri saat ini karena kepengurusan kami akan selesai," kata Prof Zudan, saat malam ta'aruf di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Ia mengungkapkan penyelenggaraan MTQ Korpri terus berkembang dari tahun ke tahun. Sejumlah daerah pernah menjadi tuan rumah, mulai Makassar, Aceh, Samarinda, Jakarta, Kendari, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, hingga Sulawesi Selatan.
Menurut Prof Zudan, pada penyelenggaraan pertama hanya terdapat 33 kafilah. Jumlah peserta kemudian terus meningkat seiring bertambahnya minat ASN untuk mengikuti MTQ Korpri.
Untuk penyelenggaraan MTQ Korpri 2028, kata Prof Zudan, Maluku Utara telah menyatakan minat menjadi tuan rumah.
"Tanpa dukungan daerah kita akan kesulitan. Korpri selama ini membuat kegiatan berbasis dukungan pemerintah pusat dan daerah," ujarnya.
Prof Zudan mengatakan malam ta'aruf menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk saling mengenal sebelum bertanding. Namun, ia mengingatkan bahwa esensi MTQ bukan sekadar mengejar kemenangan dalam perlombaan.
"Mari membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di kalangan ASN. Al-Qur'an harus dibaca, dihidupkan dan diamalkan," tegasnya.
Ia kemudian mengaitkan nilai ketepatan dalam membaca Al-Qur'an dengan profesionalisme ASN dalam bekerja. Menurut dia, aparatur harus bekerja secara presisi, sebagaimana bacaan Al-Qur'an yang memperhatikan tajwid dan makhrajul huruf.
"Bekerjalah dengan presisi, sama dengan bacaan. Tajwid dan makhrojul huruf-nya presisi," ujar Prof Zudan.
Di akhir sambutannya, Prof Zudan juga mendoakan ASN yang sedang menghadapi musibah agar diberikan kesabaran dan persoalan yang dihadapi segera berakhir.
Sementara itu, Ketua Panitia Daerah MTQ VIII Korpri Nasional 2026, Drs. Muh. Saleh, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga bertujuan menyiarkan Islam dan membangun budaya Qurani di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).