JAKARTA, rakyatsultra.id - Ada tiga poin penting dari rakor nasib honorer, hingga ada sinyal positif dari pesan yang disampaikan honorer untuk MenPAN-RB. Simak selengkapnya!
Jangan lupa ya, tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena pandemi Covid-19 belum berakhir.
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) secara khusus membahas nasib honorer dalam forum rapat koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) serta empat kementerian lainnya di Jakarta, Rabu (21/9).
Rakor yang dihadiri 750 peserta rapat yang terdiri dari bupati, sekretaris daerah, dan kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), ini membahas penyelesaian masalah honorer, kaitannya dengan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK 2022.
Bupati Sambas Satono menyebut ada sinyal positif saat dia menyampaikan pesan honorer daerah kepada MenPAN-RB Azwar Anas.
Pesan itu disampaikan bupati dari Kalimantan Barat itu di sela-sela rapat koordinasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dengan Menpan RB Azwar Anas, tentang tindak lanjut penyelesaian masalah tenaga Non-ASN di daerah.
Salah satu harapan dan pesan yang disampaikan Satono adalah tentang rencana penghapusan honorer 2023.