Sementara itu, terkait kondisi cuaca di Arab Saudi sudah mencapai 50 derajat celcius, Kakanwil Kemenag Sultra Mohammad Ali Irfan meminta tim medis harus benar-benar mengawasi dan mengontrol kesehatan para JCH.
Dirinya menegaskan, pihaknya akan tetap memantau kinerja tim dokter, dan para pendamping dalam mengawasi kesehatan dan kondisi para JCH.
"Tim dokter harus benar-benar bekerja. Saya akan tetap pantau mereka, jika memang tidak bekerja dengan baik, maka akan langsung saya laporkan di kementerian. Begitupula dengan para pendamping, saya tidak mau main-main soal ini," tandasnya.
Setiap kloter dilengkapi satu dokter dan dua perawat. Menurutnya, tim medis itu akan bisa mengontrol kesehatan para JCH dalam kondisi cuaca panas. Tim medis menurut Ali Irfan, merupakan orang-orang terpilih. Olehnya dirinya optimis jika tim dokter akan bekerja dengan maksimal.
Dirinya juga meminta agar para JCH senantiasa menjaga kesehatan sendiri dengan memperbanyak mengosumsi buah, dan tidak boleh banyak berkegiatan di luar kegiatan haji.
"Kalau bukan kegiatan rukun haji, jangan dulu berkegiatan deh. Kalau banyak berkegiatan takutnya saat menunaikan rukun-rukun haji malah justru tidak bisa dijalankan sehingga menggurkan ibadah haji. Jangan dulu cari oleh-oleh kalau belum waktunya. Pokoknya perbanyak istirahat dulu dan maksimalkan waktu untuk kesehatan saat puncak ibadah haji 9 Zulhijah mendatang," tutupnya. (m4/a/ags)