*LKPJ Bupati Batal Dibahas
Anggota DPRD Bombana yang hadir 1. Andi Firman (PAN) 2. Andi Nirwana (PAN) 3. Abdul Rauf (PAN) 4. Rusdi (PAN) 5. Amborape A (PAN) 6. Juntas (PAN) 7. Musrif (PAN) 8. Sukmawati Darwis (PAN) 9. Johan Salim (PAN) 10. Mujahid (Golkar) 11. Rumianto (Demokrat).
Anggota DPRD Bombana yang tidak hadir 1. Amiadin (PPP) 2. Rasyid (Golkar) 3. Arsyad (Nasdem) 4. Hanani (PPP) 5. Hasrat (PDI P) 6. Ahmad Yani (PBB) 7. Sudirman (PBB) 8. Heryanto (Golkar) 9. Abdul Jalil (PPP) 10. Andi Wawan Idris (Gerindra) 11. Aflan Zul Fadli (PKS) 12. Anwar (Nasdem) 13. Syukur (Gerindra) 14. Suritman (Hanura).
RUMBIA - Sebanyak 14 orang anggota DPRD Bombana enggan menghadiri dua agenda rapat paripurna, yakni paripurna penutupan masa sidang dua dan pembukaan masa sidang tiga 2016 dan paripurna pidato pengantar Bupati Bombana terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Bombana 2015 dan laporan keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan Bupati Bombana periode 2011-2016.
Agenda rapat yang dijadwalkan sejak pukul 10.00 namun molor hingga pukul 15.30 karena anggota DPRD Bombana yang hadir tidak kuorum.
Pantauan Rakyat Sultra di ruang paripurna, Senin (20/6), hanya ada 11 anggota dewan yang hadir. Sementara yang mangkir sebanyak 14 orang.
"Sesuai Tatib (Tata Tertib), jumlah anggota dewan yang hadir hari ini tidak menghampiri setengah dari jumlah anggota DPRD Bombana. Untuk itu sidang kami skorsing selama 10 menit," kata Ketua DPRD Bombana Andi Firman.
Menurut Andi Firman, dalam mengambil keputusan sesuai tatib maka harus lebih dari setengah anggota dewan yang hadir.
"Untuk langkah selanjutnya, kami akan menjadwalkan kembali rapat Bamus dan memproritaskan agenda ini," ujar Politikus PAN ini.
Andi Firman menilai, rapat paripurna tentang LKPJ AMJ Bupati Bombana bukan lagi kesalahan eksekutif tapi kesalahan legislatif yang tidak hadir dalam paripurna.
"Padahal kami sudah mengirim surat kepada mereka, bahkan sebelumnya kami hubungi via telepon. Namun sampai sore hari ini mereka tidak hadir. Hanya beberapa anggota dewan yang memiliki izin," tuturnya.
Dengan kondisi itu, lanjut Andi Firman, pihaknya akan mengembalikan nama-nama anggota dewan yang tidak hadir ke fraksi. Nanti fraksi anggota dewan yang bersangkutan yang akan menyurat kepada partai masing-masing.