Jumat, 28 Agustus 2026

Viral Menu MBG Berisi Irisan Kentang, Pangsit, dan Sambal Saset, SPPG Berdalih Banyak Makanan Sisa Terbuang

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 08:46 WIB
Menu MBG yang disajikan di Depok berupa irisan kentang dan wortel kukus serta pangsit dan jeruk yang dinilai lebih cocok untuk menu diet.
Menu MBG yang disajikan di Depok berupa irisan kentang dan wortel kukus serta pangsit dan jeruk yang dinilai lebih cocok untuk menu diet.

Jakarta, Rakyatsultra.id- Viral di media sosial menu Makan Bergizi Gratis di salah satu sekolah di kawasan Mampang, Depok, Jawa Barat, berisi potongan kentang rebus dan wortel, pangsit goreng, jeruk, dan sambal saset. Menu makanan yang dikritik lebih mirip "menu diet" ini dibagikan di salah satu SD Negeri di Mampang pada Senin (6/10/2025).

Sejumlah orang tua pun mengkritik kualitas gizi makanan program MBG yang dibagikan kepada anak-anak. Menu yang diklaim sebagai makanan bergizi itu dinilai lebih cocok disajikan sebagai menu diet.

"Bukan menu MBG sih itu, lebih cocok menu diet ibu-ibu,” tutur salah satu orang tua siswa kepada wartawan, Senin.

Usai mendapat banyak kritikan terkait kualitas makanan yang dinilai lebih cocok sebagai menu diet, Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mampang 1 memberi klarifikasi terkait variasi menu yang diragukan gizinya itu.

SPPG Mampang 1 berdalih perubahan menu MBG yang menuai kritikan itu merupakan upaya untuk menekan tingginya angka sisa makanan (food waste) oleh siswa.

Kepala SPPG Dapur Mampang 1 Mustika mengungkapkan inovasi menu terpaksa dilakukan setelah program berjalan. Pada pekan pertama pelaksanaan, sisa makanan yang terbuang sangat banyak.

”Kami memilih menggunakan menu itu karena berdasar hasil analisis ahli gizi beserta tim koki dan seluruh tim kami, ketika di minggu pertama hari ketiga, tepatnya di hari Rabu, banyak tersisa food wasted atau sampah makanan,” ujar Mustika kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

Rupanya, menu MBG yang disajikan SPPG tidak menarik selera para siswa untuk menyantapnya. Akibatnya, banyak sisa nasi dan sayur yang terbuang mencapai lima kantong pada minggu pertama.

Banyaknya sisa makanan yang terbuang mendorong tim SPPG merancang menu baru agar siswa tidak merasa bosan dan makanan dapat dihabiskan.

Ahli Gizi SPPG Mampang 1 Deni Rizky Iftitah pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidakpuasan yang muncul dari pihak sekolah dan orang tua murid.

Deni memastikan menu alternatif yang disajikan, seperti kentang rebus, wortel rebus, dan pangsit isi daging, tetap mengacu pada standar gizi yang berlaku.

“Gramasi yang kami sajikan kemarin itu porsi anak SD dan sesuai dengan standarnya. Standar BGN untuk anak SD kalorinya sekitar 350-an,” kata Deni kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

Dia menjelaskan, seluruh menu MBG telah melalui proses analisis sembari mengacu kepada anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) perihal aturan baru isi piringku.

Deni mengaku, kentang dipilih sebagai alternatif sumber karbohidrat, sementara pangsit isi daging mengandung protein nabati dan hewani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X