Jumat, 28 Agustus 2026

TNI AL Rampungkan Pembongkaran Pagar Laut Sepanjang 30,16 Km, Begini Komentar Aspotmar KSAL

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Jumat, 14 Februari 2025 | 10:05 WIB
Prajurit TNI AL bersama instansi terkait dan masyarakat nelayan telah menyesaikan pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 KM sekaligus penutupan kegiatan oleh Aspotmar KSAL Mayjen TNI (Mar) Dr. Herman
Prajurit TNI AL bersama instansi terkait dan masyarakat nelayan telah menyesaikan pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 KM sekaligus penutupan kegiatan oleh Aspotmar KSAL Mayjen TNI (Mar) Dr. Herman

 Jakarta,Rakyatsultra.id-  Prajurit TNI AL bersama instansi terkait dan masyarakat nelayan telah menyesaikan pembongkaran Pagar laut sepanjang 30,16 KM.

Pembongkaran pagar laut pada Kamis (13/2/2025) bersamaan dengan penutupan kegiatan oleh Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut (Aspotmar KSAL) Mayjen TNI (Mar) Dr. Hermanto mewakili Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Pesisir Tanjung Pasir, Tangerang, Banten.

 

Setelah pada Rabu (12/2/2025), TNA AL bersama para nelayan berhasil membongkar pagar laut sepanjang total 28,8 KM dan masih tersisa 1,36 KM lagi.

Selanjutnya, pada Kamis, 13 Februari 2025 bersamaan dengan pelaksanaan penutupan, prajurit TNI AL meneruskan membongkar sisa pagar laut tersebut hingga rampung.

Aspotmar KSAL menerangkan pembongkaran pagar laut di Tangerang yang dilakukan oleh TNI AL merupakan implementasi dari instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya saat ini di daerah Tanjung Pasir dan sekitarnya.

“Inilah salah satu kebijakan Bapak Presiden RI yang sangat luar biasa terhadap masyarakat, dan khususnya pada para nelayanyang terdampak oleh keberadaan pagar-pagar bambu tersebut,” ujar Aspotmar KSAL.

 
 

Fokus utama dari pembongkaran pagar laut ini adalah membuka akses khususnya bagi para melayan untuk mencari nafkah yang tentunya untuk mencukupi kebutuhan hidup.

“Hingga hari ini seluruh aktivitas nelayan kita harap ke depan sudah mulai berjalan lagi melaut dan mencari ikan sebanyak-banyaknya, karena ini akan menunjang program ketahanan pangan sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden," ujar Aspotmar KSAL.

Pada kesempatan tersebut, Basuki Rahmat dan Rohmani sebagai perwakilan nelayan setempat menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali atas dukungan dalam pembongkaran pagar laut yang mengganggu aktivitas nelayan setempat.

 
 

Mereka juga mengapresiasi peran TNI AL serta instansi pemerintah terkait lainnya yang telah turut membantu nelayan setempat untuk mendapatkan akses lebih mudah ke laut.

Dengan terbongkarnya pagar laut, para nelayan kini tidak perlu lagi memutar jalur, sehingga dapat menghemat bahan bakar dan lebih mudah menangkap ikan.

 

“Dengan terbongkarnya pagar laut dapat menjadikan kami para nelayan lebih sejahtera,” pungkas Basuki Rahmat dan Rohmani.

Aspotmar KSAL juga menegaskan ke depan TNI AL akan berkolaborasi dengan kementerian dan instansi serta lembaga lainnya agar hal-hal serupa tidak terulang kembali dengan terus meningkatkan kegiatan patroli-patroli di perairan nusantara serta tentunya bantuan informasi dari rekan-rekan nelayan yang sangat dibutuhkan.

Pada akhir sambutannya, Aspotmar KSAL mengungkapkan sebagai tentara rakyat yang lahir dari rakyat, hidup bersama rakyat, dan mengabdi kepada rakyat, TNI AL senantiasa berkomitmen mempelopori upaya mengatasi kesulitan rakyat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X