Jumat, 28 Agustus 2026

Mentan Amran Paparkan Perkembangan Pertanian di Rakorbin SDM dan PNS Polri

Photo Author
Mahdar., Rakyat Sultra
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 23:25 WIB
Andi Amran Sulaiman (kiri)
Andi Amran Sulaiman (kiri)

"Kami keluarga TNI Polri. Kami makan dari gaji Negara sejak kecil, jadi tidak akan mengkhianati negara ini. Kami merah putih," kata Amran.

Untuk itu negara harus mandiri pangan sehingga tidak ada impor karena impor memperkaya petani luar negeri, bukan petani Indonesia.

Menurut Mentan Amran, ketahanan pangan identik dengan ketahanan negara. Pangan bermasalah negara akan bermasalah.

Kalau krisis ekonomi, masih bisa diatasi, tapi manakala krisis pangan, maka akan melompat ke krisis politik.

"Jadi sekarang yang kita lakukan adalah preventif, kita jaga di hulu, bukan di hilir. Kita tingkatkan produksi, cetak sawah, libatkan milenial dan mentransformasi pertanian tradisional ke pertanian modern," katanya.

Selain itu, Kementan juga mempunyai program pompanisasi, kemudahan memPeroleh pupuk subsidi (cukup dengan KTP) dan jumlahnya ditambah dua kali lipat, perluasan areal tanam (PAT), Optimasi lahan (Oplah), alsintan, bibit dan benih unggul dan program lainnya.

Mentan Amran memaparkan banyak hal dalam membangun pertanian menuju lumbung pangan global. Ia juga membagikan kiat-kiat sukses serta motivasi yang membuat peserta terdorong untuk melaksanakannya.

Hadir dalam kegiatan ini, Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Pol Prof Dr Dedy Prasetyo, M.Hum. M.Si., M.M, Irjen Kementan, Komjen Pol Drs Setyo Budiyanto, SH., MH, tenaga ahli menteri Prof Dr Ir Desrial, M.Eng. IPU., APEC Eng.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahdar.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X