Acara terus berlanjut di panggung festival yang dimulai oleh monolog Achmad Zain. Berturut-turut pembacaan puisi Irianto Ibrahim, Sartian Nuriamin, dan musik Saudade. Pembacaan puisi kembali dilanjutkan oleh Asidin La Hoga, Zulyah, Iwan Konawe, Marwan Dayinta, Syaifuddin Gani, Putut Tedjo Saksono, Al Galih, dan Laode Hamdansyah.
Terima kasih kepada seluruh narasumber, penampil, panitia, peserta, dan warga sekitar. Festival Sastra Kota Lulo dapat diselenggarakan berkat kerja sama Anda semua. RLS