Jumat, 28 Agustus 2026

Yordania Menolak Perjanjian Pertukaran Energi dan Air dengan Israel

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 17 November 2023 | 09:27 WIB
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.

Safadi juga menyoroti bahwa respons internasional terhadap tindakan serupa dari negara lain akan jauh lebih keras.

“Jika ada negara lain yang melakukan sebagian kecil dari apa yang dilakukan Israel saat ini, kita akan melihat sanksi yang dikenakan terhadap negara tersebut dari seluruh penjuru dunia.”

Yordania telah mengambil langkah-langkah tegas sebagai respons terhadap konflik di Gaza.

Mereka telah memanggil kembali duta besarnya untuk Israel dan menuduh Israel menciptakan bencana kemanusiaan di Gaza.

Safadi menegaskan bahwa Yordania tidak akan berdialog tentang siapa yang memerintah Gaza setelah perang, kecuali perang tersebut dihentikan.

Dalam konteks konflik yang terus berlanjut, Yordania, seperti banyak negara Arab dan Muslim lainnya, mengecam keras tindakan Israel di Gaza yang telah menelan korban jiwa yang besar.

Mereka juga menekankan pentingnya menghentikan perang sebagai syarat utama untuk membicarakan masalah lebih lanjut.

Sementara Yordania menolak perjanjian energi dan air dengan Israel, langkah selanjutnya dan dampaknya terhadap hubungan kedua negara tetap menjadi fokus perhatian. JP/RS

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Elon Musk: 20 Tahun Lagi Kerja Cuma jadi Hobi

Sabtu, 22 November 2025 | 20:15 WIB

Trump Ancam Rusia dengan Rudal Tomahawk

Senin, 13 Oktober 2025 | 19:09 WIB

Elon Musk Pamerkan Robot Tesla Optimus

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Elon Musk Berpotensi Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Sabtu, 6 September 2025 | 21:22 WIB

Mengapa Turki Mulai Produksi Massal Tank Tempur..

Sabtu, 6 September 2025 | 21:05 WIB

Rusia Bakal jadi Penengah Konflik Israel-Iran

Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:15 WIB
X