Jumat, 28 Agustus 2026

Analisis Skandal Cinta Terlarang Berawal dari Ucapan Putri Candrawathi, Begini

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 22 Agustus 2022 | 13:59 WIB
Ilustrasi Putri Candrawathi, tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.Ilustrator.
Ilustrasi Putri Candrawathi, tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.Ilustrator.

Sebelumnya, Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu menyebut Putri Candrawathi saat itu hanya mengucapkan kata-kata singkat saat asesmen, yakni "'Malu, Mbak. Malu".

Lalu, ada pernyataan dari Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto yang sudah dicopot bahwa Putri mengalami pelecehan seksual.

"Tarik ke belakang, Kapolres Jaksel sebut pelecehan seksual. FS berdalih, Yosua telah merusak martabat keluarga. Menko Polhukam mengibaratkannya sebagai konten dewasa," tutur Reza.

"Tambah lagi apa yang kabarnya Kuat Ma'ruf (tersangka, red) saksikan di Magelang," tutur Reza.

Dari situlah pria yang pernah mengajar di STIK/PTIK itu lantas menarik benang merah yang berkaitan dengan skandal cinta terlarang itu.

"Akan tetapi kalau sudah masuk ke hal-hal yang beraroma aib, biar teman-teman psikologi yang biasa muncul di program-program seleb saja yang mengulas," ujar Reza yang enggan memberi analisis terlalu jauh.

Bila ditarik lagi ke belakang, ada pernyataan Putri Candrawathi yang berkorelasi dengan analisis Reza Indragiri.

Pernyataan itu disampaikan Putri saat pertama kali muncul ke publik di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Kota Depok, pada Minggu (7/8) malam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X