-
Kasi Intel Kejari Kendari Ari Siregar
KENDARI – Pekan depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari akan melayangkan surat panggilan eksekusi terhadap terpidana Pemilik PT AKP saudara Ivy Djaya Susantyo yang telah dinyatakan sebagai Penipu dan di pidana satu tahun penjara oleh MA Ri karena telah mengambil dan mengalihkan beserta seluruh perizinan lahan tambang milik PT AKM.
Petikan putusannya diterima Kejari Kendari pada hari Senin, 30 Agustus 2021. Petikan putusan tersebut berisi tentang amar putusan majelis kasasi Mahkamah Agung Nomor 378 K/Pid/2021, Pasal 226 KUHAP junto Pasal 257 KUHAP.
Oleh karena itu, dengan dasar petikan putusan yang telah diterimanya, Kejari Kendari melayangkan surat panggilan eksekusi pertama kepada Pemilik PT AKP Ivy Djaya Susantyo, pada Senin 6 September 2021 mendatang.
"Pekan depan kita layangkan surat panggilan eksekusi pertamanya. Kalau tidak hadir, dipanggil lagi pekan depan. Kalau tidak hadir lagi, pekan depannya lagi akan dilakukan eksekusi paksa," ujar Kasi Intel Kejari Kendari Ari Siregar, kepada Harian Rakyat Sultra, Senin (30/8/2021)
-
Terpidana Dirut PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), Ivy Djaya Susanto alias Tyo
Langkah pemanggilan tersebut, kata Ari , sudah merupakan aturan dari tata hukum acara pidana. Pihak kejaksaan wajib menindaklanjuti sebuah putusan pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.
Menurut Ari siregar , untuk penangkapan Ivy Djaya Susantyo, Kejari akan bekerjasama dengan Polda Sultra.
"Hari ini Kita akan bersurat meminta bantuan ke Polda Sultra untuk menangkap terpidana,"tukasnya.
"Selain kerjasama dengan Polda Sulsultra untuk menangkap Ivy Djaya Susantyo. Juga, upaya pencekalan akan dimintahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Hal itu, untuk mengantisipasi buronnya terpidana ke luar negeri,"tambahnya.
Dalam putusannya, Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan hukuman selama 1 tahun penjara kepada Ivy Djaya Susantyo, yakni Pemilik PT Adhi Kartiko Pratama (AKP). Tak hanya itu, MA juga membatalkan putusan Pengadilan Negeri Kendari yang sebelumnya bernomor : 418/pid-B/PN Kendari/2020 tanggal 22 Desember.
Putusan Mahkamah Agung ini merupakan hasil dari permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang tidak puas dengan putusan Pengadilan Negeri Kendari. Dalam amar putusan MA, Ivy Djaya Susantyo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penipuan terhadap pelapor.Pelapor dalam hal ini Obong Kusuwa Wijaya selaku pemilik yang sah PT Adhi Kartiko. Dan juga Simon Takaedengan sebagai Dirut PT Adhi Kartiko. (p2)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Muhammad Ihsan
Terkini
Rabu, 15 April 2026 | 22:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 13:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 08:57 WIB
Jumat, 27 Maret 2026 | 09:35 WIB
Minggu, 15 Maret 2026 | 21:56 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 21:15 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 13:52 WIB
Kamis, 12 Maret 2026 | 19:30 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 20:06 WIB
Jumat, 6 Maret 2026 | 20:43 WIB
Jumat, 27 Februari 2026 | 19:56 WIB
Kamis, 26 Februari 2026 | 21:45 WIB
Senin, 5 Januari 2026 | 12:37 WIB
Senin, 5 Januari 2026 | 11:02 WIB
Senin, 5 Januari 2026 | 09:08 WIB
Kamis, 1 Januari 2026 | 08:55 WIB
Rabu, 24 Desember 2025 | 12:20 WIB
Rabu, 24 Desember 2025 | 10:16 WIB
Selasa, 23 Desember 2025 | 12:49 WIB
Selasa, 23 Desember 2025 | 10:49 WIB