Jumat, 28 Agustus 2026

Surunuddin Terus Tekan Angka Kemiskinan

Photo Author
Hadin, Rakyat Sultra
- Jumat, 19 Januari 2024 | 12:35 WIB
Bupati Konawe Selatan (Konsel), H Surunuddin Dangga didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Hj ST Chadidjah didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat menggelar jumpa pers, Rabu (17/1).
Bupati Konawe Selatan (Konsel), H Surunuddin Dangga didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Hj ST Chadidjah didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat menggelar jumpa pers, Rabu (17/1).

ANDOOLO, rakyatsultra.id - Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga terus melakukan pembangunan di Konawe Selatan.

Didampingi Sekda, Hj ST Chadidjah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jumpa pers kepada awak media bupati mengatakan Pemerintah Daerah telah menghubungkan dan melakukan pengasapalan ruas jalan sehingga konektivitas antar wilayah terhubung.

"Muaranya membangun konektivitas ini mempermudah akses masyarakat. Utamanya dalam memasarkan hasil-hasil pertanian," ujar Surunuddin.

Baca Juga: Sembilan Puskesmas Terapkan Layanan 24 Jam

Baca Juga: Ruksamin Perjuangkan Penuntasan Pembangunan Huntap

Surunuddin mengatakan beberapa target dengan kerja-kerja nyata yang diperlukan seperti penurunan angka kemiskinan. Di mana data angka kemiskinan tahun 2022 di Konsel berada pada angka 11,08 persen.

Surunuddin menjelaskan isu-isu nasional seperti inflasi, kemiskinan, maupun stunting menjadi konsen yang mesti dibenahi di 2024.

Begitu pula, kata dia, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di 2024. Pengembangan SDM sangat diperlukan mengingat Kabupaten Konawe Selatan merupakan salah satu daerah di Sulawesi Tenggara yang menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Alhasil berdasarkan penilaian pemerintah pusat, penerapan SPBE di Konawe Selatan berada pada urutan kedua terbaik di Sulawesi Tenggara," sebutnya.

Dia menuturkan upaya peningkatan pelayanan kesehatan terus dilakukan. Konawe Selatan telah memiliki 15 Puskesmas dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dari 26 Puskesmas di Konsel.

"Tujuannya bagaimana mendekatkan pelayanan masyarakat agar maksimal. Puskesmas harus BLUD agar pengelolaan bisa mandiri," paparnya.

Di bidang pendidikan, kata dia, penerpaan belajar siswa dan siswi mengacu pada kurikulum merdeka belajar. Ditunjang dengan tenaga guru penggerak, muda dan memahami Ilmu Telekomunikasi (IT).

Sementara sektor, pertumbuhan ekonomi Konawe Selatan, lanjutnya, murni berasal dari ekonomi makro dan kemasyarakatan.

Sejauh ini, kata Surunuddin, di sektor pertanian dan perikanan, Kabupaten Konawe Selatan sebagai daerah penyuplai kebutuhan hasil-hasil pertanian di Sulawesi Tenggara utamanya Kota Kendari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hadin

Tags

Terkini

Terpopuler

X