Teh hijau, di sisi lain, memiliki kandungan katekin 3,5 kali lebih tinggi daripada teh hitam.
Berikut ini penjelasannya, seperti dikutip laman Curejoy.com.
1. Melawan Kerusakan Radikal Bebas
Polifenol seperti theaflavin, thearubigins, dan katekin dalam teh hitam memberikan sifat antioksidan yang kuat, membantu melawan efek merusak dari radikal bebas.
Sementara radikal bebas secara alami dibuat dalam tubuh Anda selama proses mengubah makanan menjadi energi, faktor-faktor tertentu lainnya bisa meningkatkan jumlahnya, menjadikannya tantangan bagi tubuh untuk menetralisirnya secara efisien.
Faktor-faktor seperti polusi lingkungan, asupan tinggi makanan olahan dan olahan serta alkohol, merokok, dan paparan sinar matahari yang berlebihan semuanya bisa meningkatkan keberadaan radikal bebas dalam tubuh Anda.
Ini, pada gilirannya, menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel Anda.
Tidak hanya berkontribusi terhadap penuaan, tetapi juga berperan dalam penyakit, mulai dari kanker dan diabetes hingga penyakit jantung.