Dia menjelaskan dalam rilis media BPJS Kesehatan pada 2023, Papua tercatat peningkatan kepesertaan dari 60,84 persen menjadi 88,78 persen dan khusus di Kabupaten Jayapura diakui dalam data BPJS Kesehatan empat kolom masih masuk dalam Universal Health Converage (UHC).
"Dan terus memerlukan penguatan-penguatan kebijakan di tahun ke depan karena pada 2018 Kabupaten Jayapura sudah menerima penghargaan UHC oleh Menteri Dalam Negeri dan BPJS Kesehatan," ujarnya lagi.
Dia menambahkan pihaknya fokus untuk menjaga UHC tersebut dengan kebijakan bantuan iuran bagi OAP Kabupaten Jayapura melalui dana otonomi khusus (Otsus) dan Dana Alokasi Umum (DAU) bidang kesehatan.
"Kami mendapati bahwa tantangan terbesar kami dalam menjaga UHC adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN yang mengalami banyak penonaktifan termasuk juga tantangan lain seperti belum seluruhnya masyarakat kami memiliki Kartu Identitas Penduduk atau KTP," katanya lagi.
Dengan demikian pihaknya menyambut baik sosialisasi JKN-KIS dan mengapresiasi Komisi IX DPR RI serta Deputi Wilayah XII BPJS Kesehatan.
"Sehingga diharapkan masyarakat harus terlibat aktif dalam kemandirian kesehatannya," ujarnya lagi.(jpnn.com)