hidup-sehat

Dokter: Cacing Laut Dapat Jadi Alternatif Cegah Stunting pada Ana

Rabu, 15 Februari 2023 | 12:43 WIB
Dokter Anak Rumah Sakit Permata Depok, Agnes Tri Harjaningrum dalam Media Briefing KOPMAS i di Jakarta, Selasa (14/2/2023). FOTO; ANT

Selaras dengan program pemerintah yang kini menggaungkan pencegahan stunting, Agnes menekankan protein hewani penting untuk melindungi anak dari stunting. Sebab, stunting paling banyak terjadi di usia tiga bulan hingga anak berusia dua tahun.

“Ini selain karena kekurangan gizi kronis, ibu tidak membawa anak ke posyandu. Jadi tidak dipantau tumbuh kembangnya. Di buku KIA ada grafik, jadi ada yang namanya weight faltering. Kalau berat badannya tidak naik dua tiga bulan berturut-turut itu harus diintervensi, itu cara efektif untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Hal lain yang Agnes sebutkan untuk menunjang proteksi pada anak dari stunting, adalah menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, menjalankan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), melanjutkan ASI eksklusif sampai anak berusia dua tahun agar anak tidak mudah sakit.

Agnes mengingatkan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), semua orang tua harus terus memantau tumbuh kembang anak dengan jeli. Berat badan anak yang terus menurun, dikhawatirkan akan menyebabkan anak menjadi stunting dan mempengaruhi produktivitasnya.

“Stunting itu dia adalah malnutrisi kronis, jadi hubungannya sama gizi yang berkepanjangan, kata kuncinya di sana dan akibat dari infeksi berulang. Itu yang membuat tubuhnya pendek, IQ-nya turun, sakit-sakitan dan ke depannya obesitas, juga terkena penyakit metabolik tadi. kalau (pendek) karena genetik mereka tidak stunting,” katanya.

Sebelumnya, terdapat sejumlah pemberitaan yang mengatakan kalau masyarakat NTB menggunakan cacing laut yang didapat secara melimpah dari Festival Bau Nyale, untuk memenuhi asupan protein hewani pada anak. Dokter Spesialis Gizi Klinik Alia Hospital Jakarta Nurul Ratna Mutu Manikam mengatakan kandungan protein hewani pada cacing laut bisa mencapai 43,84 persen terhadap beratnya.

Kandungan protein hewaninya bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam 12,2 persen dan susu sapi sekitar 3,5 persen. RS

Halaman:

Terkini

Menpora Lepas Kontngen Paralimpiade Indonesia

Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:41 WIB

5 Sayuran Ini Sahabat Terbaik Penderita Diabetes

Jumat, 5 April 2024 | 08:28 WIB

7 Manfaat Buah Naga Yang Belum Diketahui!

Senin, 1 April 2024 | 10:28 WIB

Tips Berbuka Puasa Agar Lambung Tak Gampang Sakit

Senin, 18 Maret 2024 | 09:10 WIB

5 Makanan Ini Terbukti Ampuh Kurangi Stres

Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB