H Tafdil
RUMBIA - Kabupaten Bombana kini masuk level tiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga membuat Bupati Bombana, H Tafdil bekerja keras untuk meningkatkan vaksinasi kepada masyarakat.
Tafdil mengatakan, strategi yang dilakukan di bulan November ini, pihaknya menargetkan pencapaian vaksinasi sudah mencapai 60 persen, nanti Desember target ditambah lagi 10 persen hingga mencapai 70 persen.
"Kekurangan dari target hingga bulan Oktober ini akan ditutupi di bulan November jadi sekarang bergantung kreatifitas kepala wilayah masing-masing, mau langsung dari rumah ke rumah atau door to door silakan,” kata Tafdil.
Dia mengungkapkan, hingga akhir Oktober 2021 ini, pencapaian vaksinasi Bombana capaian masih dibawah angka nasional yakni 35 persen. Akibatnya, Bombana masuk kategori PPKM level tiga.
"Mestinya kita sudah level 1. Sebab tidak ada lagi kasus covid-19 di Bombana. Tapi akibat kurangnya jumlah yang vaksin, sehingga kita harus terima level tiga,” ujar Tafdil
Orang nomor satu di Bombana ini menambahkan pemerintah kabupaten harus fokus melaksanakan instruksi presiden tentang pencapaian target vaksinasi warga. Apalagi vaksin aman, halal dan demi kepentingan atau kesehatan bersama.
“Beberapa Camat sudah saya berikan peringatan. Pertama, bagaimana memperbaiki target, jika November tidak bisa, nanti kita cari camat dan kepala puskesmas Baru (Kapus Baru) yang bisa mencapai target hingga akhir Desember mendatang,” tegasnya.
Berikut Data pencapaian vaksinasi dari Dinas Kesehatan per tanggal 25 Oktober 2021
Rumbia Tengah teratas dengan angka 156 %, menyusul Kecamatan Matausu 97 %, Kabaena Utara 94 %, Lantari Jaya, 94 %, Kabaena 89 %, Rarowatu Utara 85 %, Kabaena Selatan 80 %.
Lalau Kabaena Tengah, 78 %, Kabaena Timur 73 %, Poleang Tenggara 73 %, Kabaena Barat 72 %, Rumbia 69 %, Poleang Timur 68 %, Rarowatu 63 %, Mataoleo 61 %, Poleang Utara 60 %, Poleang 57 %, Poleang Tengah 51 %, Poleang Barat 50 %, Tontonunu 49 % dan terendah Poleang Selatan 45%. (din/aji)