Para mahasiswa FMIPA Biologi yang melakukan pelatihan pembuatan VCO dan Sokijang kepada para masyarakat di Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Foto: Dirma/Rakyat Sultra.
KENDARI – Mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matimatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2021 melakukan pelatihan kepada para masyarakat di Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari dengan memproduksi Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai hasil olahan buah Kelapa dan Sosis Ikan Lajang (Sokijang) sebagai hasil olahan Ikan.
Para Mahasiswa tersebut dibimbing oleh enam orang dosen. Ketua Dosen Pembimbing Dr. Hj. Sitti Wirdhana Ahmad Bakkareng, S.Si., M.Si mengungkapkan, sebagai upaya dalam menciptakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, tim pengabdian kepada masyarakat yang tergabung dalam KKN Tematik melakukan pelatihan pembuatan VCO dari buah Kelapa dan Sokijang dari olahan Ikan.
Lanjutnya, di masa Pandemi Covid-19 ini mahasiswa KKN Tematik Biologi FMIPA UHO mengajak warga Kelurahan Nambo untuk tetap produktif. Hal ini diimplementasikan dengan melaksanakan sosialisasi sekaligus pelatihan pembuatan Minyak Kelapa Murni/ VCO dan Sokijang.
"Pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah di Kelurahan Nambo baik melatar belakangi program utama yakni sosialisasi dan pelatihan pembuatan VCO dan Sokijang. Diharapkan kegiatan KKN ini dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam melimpah yang ada di Kelurahan Nambo khususnya buah kelapa dan ikan lajang menjadi suatu produk yang tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," ungkapnya, Sabtu (28/8/2021).
Program KKN ini dijadwalkan selama 30 hari, mulai tanggal 9 Agustus sampai 9 September 2021, dan ini merupakan salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi serta suatu bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah.
Sementara itu, Koordinator lapangan, La Mau mengatakan, ia sangat bersyukur karena pelaksanaan kegiatan pengabdian oleh 15 Mahasiswa Biologi FMIPA UHO ini mendapat respon yang luar biasa dari perangkat kelurahan dan masyarakat sebagai objek dari pengabdian ini.
“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat khususnya perangkat lurah yang bersedia hadir dan meluangkan waktu mereka mengikuti kegiatan ini sejak koordinasi sampai ke pelatihan pembuatan kedua produk unggulan yang kami usung. Beberapa hambatan yang terjadi masih dapat teratasi berkat kerja keras seluruh anggota Tim KKN Tematik Biologi FMIPA UHO” ujarnya.
Di sisi lain salah seorang warga, Maryati mengatakan, kegiatan ini secara nyata berdampak positif dengan berubahnya pola pikir dan pandangan masyarakat terhadap SDA melimpah yang ada di sekitar mereka. Marianti sebagai salah satu peserta pelatihan mengaku berterima kasih kepada mahasiswa KKN Tematik Biologi FMIPA UHO ini.
Lanjutnya, ia berterima kasih kepada Mahasiswa KKN karena telah memberikan kami pengalaman yang baru yang bisa kami kembangkan karena pengolahannya sangat cepat, mudah dan akurat.
"Baru kali ini kami melihat secara langsung pembuatan VCO yang dimana hasil minyak yang sangat jernih karena selama ini kelapa hanya digunakan sebagai santan untuk memasak. Kami harap Mahasiswa KKN Tematik Biologi FMIPA UHO berharap kegiatan ini dapat diaplikasikan dalam jangka waktu yang panjang sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat di Kelurahan Nambo," pungkasnya. (cr5/b/aji)