drg Rahminingrum.
KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) tengah gencar-gengarnya melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Setiap yang berusia 18 tahun keatas bisa mengikuti vaksinasi ini, termasuk lansia.
Bahkan, pemerintah juga tengah mengupayakan vaksinasi menyasar usai remaja atau 18 tahun ke bawah. Ini sebagai upaya membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) guna menangkal penyebaran Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Kendari, drg Rahmininhrum mengungkapkan bahwa untuk pelaksanaannya (vaksinasi bagi remaja, red) tinggal menunggu instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Belum ada informasi bahwa yang datang ini (tambahan vaksin, red) nantinya dialokasikan juga untuk remaja. Memang sampai saat ini belum ada informasi atau instruksi resmi dari kementerian untuk melaksanakan vaksin diusia remaja," beber Kadinkes.
Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, Rahmi sapaan akrab Kadinkes memastikan telah memperoleh data remaja di Kota Kendari, jika sewaktu-waktu instruksi vaksinasi bagi usai remaja bisa dilaksanakan.
"Data remaja sudah ada," singkat Kadinkes.
Sebelumnya, Dinkes Kota membatasi peserta yang bakal mengikuti vaksinasi, mengigat stok vaksin mulai menipis. Dosis tersisa hanya diperuntukkan bagi mereka yang mengikuti vaksinasi tahap kedua.
Dinkes bisa saja kembali membuka pelayanan vaksinasi tahap satu kepada masyarakat, jika bantuan vaksin dari pemerintah pusat telah tiba.
"Jadi vaksin di Kota Kendari bisa dinormalkan kembali, kita bisa melayani lagi kebutuhan masyarakat terhadap vaksin pertama (tahap pertama)," beber Rahmi sapaan akrab Kadinkes.
Ia mengaku belum mengetahui jumlah pasti dosis vaksin yang akan diberikan. Namun, dirinya menargetkan pelayanan vaksinasi kembali berjalan normal di semua Puskesmas.
"Belum diketahui jumlahnya, kalau nanti betul kita mendapatkan vaksin secara signifikan. Artinya jumlahnya juga signifikan, tentunya kami akan mendistribusikan krmbali ke seluruh Puskesmas agar pelayanan vaksin dosis pertama, kedua dan Lansia itu bisa berjalan normal kembali," pungkas Kadinkes belum lama ini.
Tiap harinya Dinkes Kota Kendari terus mengupdate perkembangan serbuan vaksinasi di kota lulo. Terbaru, Senin (26/7), total sasaran penerima vaksin mencapai 265.147.
Jumlah ini terbagi lima kategori penerima. Pertama, tenaga kesehatan (nakes) menyasar 4.151. Dosis pertama telah diberikan kepada 5.456 nakes, dosis kedua sebanyak 4.927 nakes.
Selanjutnya, sasaran untuk pelayan publik mencapai 37.810 orang. Dosis pertama sudah menyasar 38.331 orang dan dosis kedua sudah mencapai 22.105 orang.
Kategori ketiga, ada Lansia, total sasarannya sebanyak 17.040 orang. Dosis pertama telah disuntikkan kepada 7.246 orang, sedangkan dosis kedua sebanyak 3.899 orang.
Kemudian ada masyarakat umum dan rentan. Jumlah sasarannya sebanyak 170.409 orang. Dosis pertama sudah menyasar 26.218 orang dan dosis kedua 4.620 orang.
Kategori remaja menyasar 35.737 orang. Dosis pertama menyentuh 1.071 orang dan dosis kedua 7 orang saja.
Jika ditotal secara keseluruhan dosis pertama sudah menyasar 78.322 orang, sementara dosis kedua mencapai 35.558 orang. (r6/b/aji)