hidup-sehat

Seorang Warga Baubau Alami Kejang-Kejang Usai Ikut Vaksin

Kamis, 1 Juli 2021 | 06:53 WIB
  Ical, salah seorang pemuda asal Kelurahan Kadolokatapi Kecamatan Sorawolio Kota Baubau mengalami kejang-kejang setelah disuntik vaksin Covid-19, Rabu (30/6). Foto : LM. Suharlin/Rakyat Sultra.   BAUBAU- Ical, salah seorang pemuda asal Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau mengalami kejang-kejang setelah disuntik vaksin Covid-19. Kegiatan vaksin massal yang di helat dipelataran kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau itu merupakan bagian dari kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Sultra, Rabu (30/6/2021). Pemuda yang tercatat sebagai salah seorang pasukan kuning di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau itu langsung mendapat perawatan medis di lokasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang tak jauh dari lokasi kegiatan vaksin massal itu. Akibat tak kunjung membaik, pemuda tersebut langsung dibawa ke BLUD RSUD Kota Baubau untuk mendapatkan perawatan intensif. Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Baubau, dr Lukman, Sp. PD menuturkan pihaknya tak menepik dalam pemberian vaksin Covid-19 tak terlepas dari KIPI. Namun demikian, dalam KIPI tentu memiliki sejumlah kategori yang disesuaikan dengan reaksi yang dialami oleh pasien pascapemberian vaksin. "Dalam prosedur penanganan, pasien yang mengalami reaksi pasca vaksinasi tentu harus diobservasi diruang KIPI dan selanjutnya dibawa ke RSUD Kota Baubau. Nanti pada saat observasi kita dapat menentukan apakah itu dapat dikategorikan sebagai KIPI atau bukan," tuturnya. Kata dia, kejadian yang dialami Ical diyakini pihaknya bukanlah sebuah hal yang perlu dikhawatirkan. Pasalnya, sesaat pemberian vaksin, peserta tersebut hanya mengalami kecemasan/kepanikan berlebihan. "Kita sudah melakukan pemeriksaan dimana tidak ada penyakit yang ditakutkan seperti paru, jantung maupun tingkat kesadaran pasien itu sendiri semuanya baik-baik saja. Hanya saja mungkin pasien itu hanya panik saja setelah divaksin," tambahnya. Dia menambahkan, dalam reaksi panik seseorang sesaat pemberian vaksin tentu berbeda-beda. Baik itu mengalami mual hingga muntah-muntah, rasa kaku disebagian atau sekujur tubuh, bahkan dimungkinkan berteriak-teriak. "Saat ini kondisi pasien tersebut sudah berangsur membaik. Jadi dalam pemberian vaksin harusnya calon pasien harus memiliki tubuh yang fit dan jangan panik," ujarnya. Sementara itu, salah seorang kerabat Ical yang enggan disebutkan namanya menjelaskan Ical pernah mengeluh tentang penyakit lambung yang dideritanya. Namun demikian, saat ini Ical sudah tidak mengonsumsi obat-obatan untuk mencegah penyakit yang dideritanya. "Ical itu memang dulu pernah sakit lambung yang boleh dikata cukup parah. Tapi akhir-akhir ini sudah tidak lagi. Mungkin tadi itu dia hanya takut atau kenapa, makanya pas habis divaksin sekitar 3 menit dia langsung pingsan dan seperti kejang-kejang," ucapnya. (m2/b/aji)

Tags

Terkini

Menpora Lepas Kontngen Paralimpiade Indonesia

Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:41 WIB

5 Sayuran Ini Sahabat Terbaik Penderita Diabetes

Jumat, 5 April 2024 | 08:28 WIB

7 Manfaat Buah Naga Yang Belum Diketahui!

Senin, 1 April 2024 | 10:28 WIB

Tips Berbuka Puasa Agar Lambung Tak Gampang Sakit

Senin, 18 Maret 2024 | 09:10 WIB

5 Makanan Ini Terbukti Ampuh Kurangi Stres

Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB