Laode Budiman.
BATAUGA- Sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel) membangun Puskesmas.
Tak tanggung-tanggung ditahun 2021 ini, Kabupaten Beradat itu memaksimalkan pelayanan kesehatan dengan menghadirkan dua Puskesmas di wilayah Busel Kepulauan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Busel, Laode Budiman menuturkan berbagai macam cara telah diupayakan Pemkab Busel dalam menuntaskan masalah kesehatan yang timbul di masyarakat. Dimulai dengan pemberian jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Busel hingga peningkatan sarana dan prasarana kesehatan telah dilakukan.
"Menyangkut layanan kesehatan masyarakat tentu menjadi hal urgen dan tidak boleh ditawar-tawar. Namun demikian, diperlukan sarana dan prasarana kesehatan yang representatif," tuturnya.
Kata dia, dengan 10 puskesmas yang tersebar di 7 kecamatan di Busel, tentu belum dapat memaksimalkan pelayanan dengan baik. Sehingga, di tahun 2021 ini Pemkab Busel tengah membangun dua Puskesmas di wilayah Busel Kepulauan.
"Saat ini kita bangun dua Puskesmas yakni di wilayah Kecamatan Siompu dan Kecamatan Batu Atas. Sumber dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 5 miliar," tambahnya
Dia menambahkan, hadirnya dua Puskesmas tersebut diyakini dapat memangkas jarak tempuh masyarakat yang hendak mendapat layanan kesehatan tahap pertama. Pasalnya, di dua wilayah tersebut hanya terdapat satu puskesmas dengan jumlah penduduk yang terbilang tidak sedikit.
"Hal ini sesuai arahan Bupati Busel Laode Arusani dan tertuang dalam visi misinya agar masyarakat di seluruh wilayah Busel dapat terlayani lebih baik lagi, cepat dan tanggap dalam urusan layanan kesehatannya. Olehnya itu hadirnya dua puskesmas ini menjadi jawaban dari semua itu," jelasnya
Dia menjelaskan, pihaknya memastikan dua puskesmas di kepulauan Busel tersebut akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada awal tahun 2022 mendatang. Pasalnya, diawal Oktober hingga Desember 2021 nantinya pihaknya akan fokus penuntasan izin operasional dua puskesmas itu.
"Untuk sarana penunjangnya baik itu mobiler dan alat kesehatan (alkes) kita sudah ajukan anggarannya untuk dimaksimalkan di APBD Perubahan 2021. Sementara untuk tenaga medisnya kitaasih bisa siasati dengan ASN kita dipuskesmas lainnya serta honorer yang tentunya berkualitas," tutupnya. (m2/b/aji)