hidup-sehat

Tim Pusrehab Kemenhan Tinjau Kondisi Prajurit Korem 143/HO Penyandang Disabilitas

Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:34 WIB
  Tim Pusrehab Kemhan saat meninjau kondisi prajurit Korem 143/HO penyandang disabilitas. Foto: IST.   KENDARI – Bukan saja memotivasi, kunjungan Tim Pusat Rehabilitasi (Pusrehab) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Korem 143/Halu Oleo juga dalam rangka mengembangkan potensi prajurit TNI penyandang disabilitas. Plh Kapenrem 143/HO, Letda Inf Rusmin Ismail mengatakan, kunjungan Tim Pusrehab Kemenhan di wilayah Korem 143/HO dilaksanakan selama 3 tiga hari, pada 15-18 Juni 2021,dalam rangka memastikan kondisi dan perkembangan para prajurit yang mengalami kecacatan. "Baik kecacatan saat tugas operasi maupun tugas keseharian. Selain memotivasi para penyandang disabilitas ini, Tim Pusrehab Kemenhan juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan mereka," ujar Rusmin. Ia menerangkan, beberapa prajurit di wilayah Korem 143/HO itu sebelumnya ada yang telah mengikuti pelatihan atau pembekalan baik secara terpusat maupun tersebar oleh Pusrehab Kemhan. "Selain mengunjungi yang telah menerima pelatihan dan pengembangan, Tim juga mengunjungi prajurit yang mengalami cacat namun belum mengikuti program rehabilitasi," bebernya lagi. Sementara itu, Kolonel Laut (K) Sugiyarto Wibowo SE MM selaku Ketua Tim menyampaikan bahwa program rehabilitasi prajurit yang mengalami cacat ldilaksanakan secara berkesinambungan. "Kegiatan kali ini ada dua, Bimbingan Berlanjut (Bimjut) yaitu memberikan bimbingan atau motivasi kepada prajurit penyandang disabilitas yang sudah mengikuti program rehabilitasi dan Home Visit bagi yang mengikuti program," ungkap Sugiyarto. Selain itu, lanjut dia, kegiatan itu juga untuk membantu mengembangkan potensi prajurit penyandang disabilitas. "Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa membantu mereka dan keluarganya," harap Sugiyarto. Terkait dengan kunjungan Tim Pusrehab Kemhan, Kasipers Kasrem 143/HO Kolonel Arh Saptarendra menyampaikan, program rehabilitasi bagi prajurit yang mengalami kecacatan sangatlah bermanfaat. "Manfaatnya tidak saja bagi para (prajurit) penyandang disabilitas dan keluarganya, tapi juga tentu bagi satuan,"ujar dia. "Ini karena program dari Kemrnhan dapat diselaraskan dengan potensi masing-masing," sebut lulusan Akmil 1996 itu. Lagi pula, lanjutnya, kecacatan yang dialami prajurit bukanlah rintangan untuk melanjutkan pengabdian kepada rakyat dan bangsa. "Banyak contoh dan menginspirasi, diantaranya seperti Serda Mugiyanto meski mengalami cacat secara fisik namun berhasil dan menjadi panutan para petani kelengkeng di wilayah Borobudur, Magelang," tegasnya. Untuk diketahui, Mugiyanto yang harus mengalami amputasi dibagian kakinya itu pernah diundang Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa ke Mabesad karena keberhasilannya menjadi pengelola Kebun Buah di Magelang. "Serda Mugiyanto diamputasi kakinya akibat ranjau semasa tugas di Ambon, yang bersangkutan mengaku pernah putus asa, namun karena keteguhan hati dan semangatnya yang luar biasa serta bimbingan motivasi dari berbagai pihak dan keluarga akhirnya berhasil dengan budi daya kelengkeng Kateki," terang Sapta. Menurut Sapta, dikarenakan berbagai kendala yang dihadapi penyandang disabilitas, dirinya mengharapkan program rehabilitasi itu dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dapat memacu perekonomian mereka. "Berkelanjutan dalam arti progam yang diberikan harus mampu membangun kompetensi dan sistem yang produktif, dimana mereka tidak hanya dibekali keterampilan secara individual tapi juga kelompok usaha yang memiliki ekonomis, seperti UMKM. Memang tidak mudah, tapi kita yakin dengan program bimbingan dan latihan yang tepat, mereka akan berhasil mengembangkan potensi yang dimilikinya," pungkasnya Sapta. (r6/b/aji)

Tags

Terkini

Menpora Lepas Kontngen Paralimpiade Indonesia

Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:41 WIB

5 Sayuran Ini Sahabat Terbaik Penderita Diabetes

Jumat, 5 April 2024 | 08:28 WIB

7 Manfaat Buah Naga Yang Belum Diketahui!

Senin, 1 April 2024 | 10:28 WIB

Tips Berbuka Puasa Agar Lambung Tak Gampang Sakit

Senin, 18 Maret 2024 | 09:10 WIB

5 Makanan Ini Terbukti Ampuh Kurangi Stres

Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB