Jumat, 28 Agustus 2026

Kepala BKKBN Ajak Dokter Obgyn Ikut Bantu Cegah Lahirnya Bayi Stunting

Photo Author
Agus Syahlan Tohamba, Rakyat Sultra
- Kamis, 19 Oktober 2023 | 08:42 WIB
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

rakyatsultra.id - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo berharap para dokter ahli kebidanan dan kandungan (obgyn) untuk membantu mencegah lahirnya bayi-bayi stunting baru.

Harapan tersebut disampaikan Dokter Hasto pada acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri & Ginekologi Sosial Indonesia (PIT HOGSI) ke-XV Tahun 2023 di Hotel Novotel Bandarlampung, Provinsi Lampung pada Rabu (18/10).

"Mohon titip teman-teman dari sejawat obstetri sosial yang di NTT, Sulawesi Barat, Papua, NTB, Aceh, Papua Barat, dan seterusnya, ini masih di atas 30 persen stuntingnya. Kami mohon titip untuk ikut bersama-sama mempercepat penurunan stunting di wilayah-wilayah tersebut," ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Rabu (22/10). 

Secara detailnya, lanjut Hasto, masih ada beberapa daerah yang naik, ada juga beberapa provinsi yang memprihatinkan. Terkait dengan stunting sebetulnya juga ada korelasi yang sangat signifikan dengan angka atau Total Fertility Rate tadi, bagi yang TFR nya tinggi contoh Sulbar, Papua Barat, NTT stuntingnya masih tinggi. 

" Termasuk Jambi dan NTB ini masih menjadi daerah yang perempuannya banyak yang hamil dan melahirkan di usia muda," kata Dokter Hasto.

Dalam sambutannya, Hasto yang juga spesialis kebidanan dan kandungan itu juga menjelaskan korelasi antara pencegahan stunting dengan angka kematian ibu dan bayi.

Hasto juga mengaku dirinya optimistis target penurunan stunting 14 persen pada 2024 dapat dicapai dengan melihat tren penurunan stunting yang terjadi hingga saat ini.

Karena itu, ia berharap dari acara PIT HOGSI XV 2023 ini dapat muncul program-program yang mendukung percepatan penurunan stunting. "Karena yang dibutuhkan hari ini adalah ilmu-ilmu yang bisa terimplementasikan ditranslasikan dalam bentuk kebijakan," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya saat membuka acara ini pada Senin (16/10) menyampaikan bahwa pencapaian prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung menunjukkan tren yang positif.

"Alhamdulillah, terkait penanganan stunting yang juga menjadi pembahasan pada pretorian ini, pencapaian prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung sejak Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2022 menunjukkan tren yang positif," kata Arinal.

Diketahui, acara Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri & Ginekologi Sosial Indonesia (PIT HOGSI) ke-XV Tahun 2023 ini dimulai dari Pra PIT tanggal 13-15 Oktober 2023 dan PIT tanggal 16-18 Oktober 2023 dan serta telah dilakukan 9 workshop yang diikuti oleh 212 peserta dan 350 peserta yang terdaftar dalam kegiatan Simposium mendatang. JP/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Syahlan Tohamba

Tags

Terkini

Menpora Lepas Kontngen Paralimpiade Indonesia

Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:41 WIB

5 Sayuran Ini Sahabat Terbaik Penderita Diabetes

Jumat, 5 April 2024 | 08:28 WIB

7 Manfaat Buah Naga Yang Belum Diketahui!

Senin, 1 April 2024 | 10:28 WIB

Tips Berbuka Puasa Agar Lambung Tak Gampang Sakit

Senin, 18 Maret 2024 | 09:10 WIB

5 Makanan Ini Terbukti Ampuh Kurangi Stres

Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB

Terpopuler

X