Awal Jaya Bolombo
RAHA - Setelah penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bulan September mendatang, Bupati Muna, LM Rusman Emba sebagai petahana yang akan tampil kembali sebagai salah satu kontestan di Pilkada Muna, akan cuti dari jabatannya sebagai Bupati Muna.
Terkait dengan penetapan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) 2020, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna tak menjamin jika proses penetapan APBD-P tersebut bakal terjadi sebelum LM Rusman Emba cuti.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Awal Jaya Bolombo kepada Rakyat Sultra, kemarin. "Tidak ada jaminan APBD-P 2020 ditetapkan sebelum Pak Rusman cuti. Sebenarnya, apa yang dikhawatirkan oleh pemerintah daerah ketika APBD-P ditetapkan setelah pak Rusman cuti ?. Yang cuti itu pak Rusman bukan bupatinya. Meskipun pak Rusman cuti dari jabatannya, tapi roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya,"kata Awal.
Legislator dua periode ini sangat menyayangkan pernyataan unsur pemerintah daerah melalui Kepala Bappeda yang menggenjot pembahasan APBD-P seolah-olah untuk mengejar masa cuti Bupati Muna, LM Rusman Emba. "Tidak elok jika pemerintah daerah membuat pernyataan bahwa APBD-P diraget selesai sebelum Apk Rusman cuti. Pernyataan itu seolah-olah menunjukkan ketakutan pemerintah daerah jika Bupatinya bukan bapak LM Rusman Emba,"kritik pria yang akrab disapa AJB ini.
Terkait pembahasan APBD-P kata dia, akan dilakukan sesuai mekanisme aturan perundang-undangan. "Membahas APBD-P punya mekanisme, tidak bisa dibahas dalam waktu yang singkat. Bagaimana bicara penetapan APBD-P, sementara perhitungan APBD saja belum disampaikan ke dewan ?,"sentilnya. (sra/aji)