Jumat, 28 Agustus 2026

Genjot Pencapaian Vaksin, Anggota DPRD Kendari Minta Pemkot Fungsikan RT/RW

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Selasa, 23 November 2021 | 09:25 WIB
  Rajab Jinik   KENDARI - Ketua Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Rajab Jinik meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memungsikan RT/RW demi mengenjot capaian vaksinasi di Kota Lulo.  Pasalnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, capaian vaksinasi, Minggu 21 November 2021 untuk dosis pertama sebesar 65,10 persen. Sedangkan dosis kedua mencapai angka 44,28 persen. Rajab pun menyarankan agar Pemkot Kendari melalui Dinkes bisa memberlakukan sistem jemput bola vaksinasi di rumah-rumah masyarakat sehingga herd immunity (kekebalan kelompok) cepat tercapai. "Pemerintah juga jangan bosan-bosan untuk terus turun dan mengimbau, peran kelurahan RT/RW itu harus segera difungsikan. Sekarang kita butuhkan peran Pemerintah Kota Kendari atau Sekretaris Daerah Kota Kendari bersurat kepada RT/RW untuk menjemput bola tentang vaksinasi ke rumah-rumah masyarakat. Kalau kita menunggu kesadaran masyarakat itu sendiri saya pikir perlu waktu," ungkapnya, Senin (22/11/2021) saat dimintai keterangan awak media. Menurutnya, Pemkot Kendari harus melakukan pendekatan kepada masyarakat sehingga bisa mengetahui problem ataupun masalah sehingga masyarakat enggan untuk bervaksin.  "Karena jangan sampai ada psikologi mereka (masyarakat, red) tidak mau ke rumah sakit atau ke tempat umum karena informasi-informasi yang hari ini simpang siur di pemikiran mereka, sehingga kita butuhkan pendekatan. Kan tujuannya pemerintah herd immuntynya mencapai 70 persen. Ya kalau belum mencapai strategi apa lagi. Kalau menurut kami dari DPRD, ya...! jemput bola turun ke rumah-rumah masyarakat, " terang politikus Golkar ini. Disamping itu, Rajab juga meminta kesadaran masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah. "Sekarang kesadaran masyarakat. Kita butuhkan saat ini dengan adanya vaksinasi, kalau misalnya kita mau kehidupan di Kota Kendari itu normal, masyarakat harus berlomba-lomba untuk vaksin," pintanya. Seperti yang dikatakan Wali Kota Kendari, sebelumnya, pihaknya pun bakal terus memaksimalkan vaksinasi sehingga masyarakat bisa kebal dari paparan virus yang menyerang sistem pernafasan ini. "Vaksinasi 64,04 pesen, doakan ya mudah-mudahan Desember sudah bisa tercapai," ungkap Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir baru-baru ini. Sebagai informasi, berdasarkan data Dinkes Kota Kendari, total sasaran vaksinasi mencapai 265.147 jiwa yang menyasar tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat umum dan rentan, remaja dna gotong royong. Minggu, 21 November capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 65,10 persen atau 172.608 jiwa. Sedangkan dosis kedua sudah mencapai angka 44,28 persen atau 117.419 jiwa. (r6/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Mundur dari Caleg DPR RI, Maju Caleg di DPRD Provinsi

Minggu, 8 Oktober 2023 | 11:24 WIB

DPRD Baubau Mewacanakan Pemekaran Kelurahan

Kamis, 1 September 2022 | 12:36 WIB

DPRD Konsel Mulai Bahas Hasil Reses

Selasa, 8 Maret 2022 | 09:22 WIB

Alat Kelengkapan DPRD Konsel Berganti

Kamis, 27 Januari 2022 | 09:25 WIB

Pengelolaan Batu Moramo di Konsel Harus Sesuai Perda

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:17 WIB

DPRD Muna Tagih Dokumen KUA/PPAS 2022 ke Bupati

Selasa, 9 November 2021 | 07:20 WIB

Terpopuler

X