Jumat, 28 Agustus 2026

Komisi III Sayangkan Kadis Dikbud Muna Kembali Mangkir dari Rapat Dengar Pendapat

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Selasa, 6 April 2021 | 07:08 WIB
  Irwan, S.Pi   RAHA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muna, Ashar Dulu kembali tak menghadiri rapat dengar pendapat (hearing) dengan Komisi III DPRD Muna, Senin (5/4/2021). Ashar Dulu terpaksa mangkir dari undangan kedua tersebut karena sedang berada di luar Kota Raha, Ibu Kota Kabupaten Muna. Selain sedang berada di luar kota, alasan lain diungkapkan oleh Ketua Komisi III, Irwan bahwa ketidakhadiran Kadis Dikbud dalam hearing yang sedianya membahas persoalan mutasi 222 guru SD dan SMP ini karena Ashar Dulu khawatir akan muncul gesekan ketika proses hearing berlangsung, sebab pada Senin pekan lalu, tampak ratusan guru menyambangi Gedung DPRD Muna bersamaan dengan jadwal pelaksanaan hearing tersebut. "Pak Sekwan sudah mengkonfirmasi Kadis Dikbud bahwa Pak Kadis tak bisa hadir karena khawatir terjadi gesekan dengan para guru-guru yang hadir di DPRD Muna bersamaan dengan waktu pelaksanaan hearing," terang Irwan. Terkait kehadiran para guru-guru ini, Irwan mengatakan bahwa kehadiran mereka tanpa sepengetahuan ataupun undangan dari dewan. "Kami juga tidak tau, tiba-tiba mereka datang ke dewan," kata Irwan. Kendati para guru ramai-ramai mendatangi dewan, namun politikus Hanura ini menegaskan bahwa guru-guru tak akan diizinkan untuk masuk ke ruang hearing antara Komisi III dan Kadis Dikbud saat hearing berlangsung. "Kami Komisi III sempat berdiskusi dengan para guru-guru yang hadir dan menyepakati bahwa mereka tak boleh hadir saat hearing dengan Kadis Dikbud Muna pada agenda hearing mendatang," tegas Irwan. Irwan berjanji akan tetap mengawal aspirasi para guru-guru yang dimutasi hingga tuntas. "Kita mengagendakan hearing ini untuk mencari titik temu dalam persoalan ini. Kita ingin mendengarkan langsung pernyataan dari Kadis Dikbud terkait polemik mutasi ini sebab salah satu konseideran dalam SK mutasi, telah melalui pertimbangan dari Dikbud, sehingga bisa dicari solusi dari polemik ini," kata Irwan. Mangkirnya Kadis Dikbud dalam hearing tersebut juga sangat disayangkan oleh anggota Komisi III sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo. Apalagi undangan tersebut adalah undangan yang kedua kalinya dilayangkan Komisi III sejak polemik mutasi ini bergulir di dewan. Ia meminta agar Kadis Dikbud Muna kooperatif untuk memenuhi undangan hearing Komisi III agar polemik mutasi 222 guru ini tak berkepanjangan yang cenderung menimbulkan kegaduhan karena informasi yang makin liar di publik. "Saat ini kami baru mendengar pernyataan sepihak dari guru-guru, kami juga ingin meminta pernyataan resmi dari Dikbud Muna soal mutasi guru ini supaya tidak ada lagi polemik yang berkembang di masyarakat," kata Awal. Pri ayang akrab disapa AJB ini menegaskan, Komisi III akan kembali mengagendakan hearing bersama Komisi III, pekan depan. "Kita agendakan kembali pekan depan,"pungkasnya. (sra/aji) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Mundur dari Caleg DPR RI, Maju Caleg di DPRD Provinsi

Minggu, 8 Oktober 2023 | 11:24 WIB

DPRD Baubau Mewacanakan Pemekaran Kelurahan

Kamis, 1 September 2022 | 12:36 WIB

DPRD Konsel Mulai Bahas Hasil Reses

Selasa, 8 Maret 2022 | 09:22 WIB

Alat Kelengkapan DPRD Konsel Berganti

Kamis, 27 Januari 2022 | 09:25 WIB

Pengelolaan Batu Moramo di Konsel Harus Sesuai Perda

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:17 WIB

DPRD Muna Tagih Dokumen KUA/PPAS 2022 ke Bupati

Selasa, 9 November 2021 | 07:20 WIB

Terpopuler

X