Dari keterangan PLN lanjut Harwis, kejadian itu rupanya diluar pengetahuan pihak PLN itu sendiri. Sehingga PLN pun menduga terjadinya itu akibat terbawa air hujan.
"Menurut PLN masuknya limbah oli ke kali diduga kuat terbawa air hujan karena curah hujan beberapa waktu lalu itu tinggi. Sehingga ada penampung-penampung limbah yang masih di drum bisa jadi meluap karena kemasukan hujan dan keluar terbawa arus hingga ke kali," jelasnya.
Lantas bagaimana dengan beberapa buah drum bekas limbah oli saat pertama kali ditemukan IMDK berada dikali yang sengaja dibuang? Sayangnya terhadap hal itu Harwis tidak mengetahui dengan pasti. "Tidak tahu kalau soal itu, karena waktu kita datang kita tidak melihat ada drum dikali, hanya limbahnya saja yang ada dikali. Lokasinya kan terpagar," imbuhnya (p3/b/hum).