Ia pun meminta pimpinan DPR menemui langsung massa AMPB yang masih berada di luar gedung. Teguh menyebut, massa tersebut datang dari sejumlah daerah untuk menyampaikan aspirasi mereka.
"Tolong, entah nanti melalui perwakilan, tolong temui, ya, Pak, ya? Mereka datang dari Pati, tempat yang jauh, Pak, dari sini. Kemudian ada yang dari Surabaya. Ada yang dari Bali," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Teguh turut menyoroti tidak terlihatnya Puan Maharani dalam rapat yang membahas perkembangan RUU Perampasan Aset. Ia merasa kecewa, lantaran agenda tersebut dinilai penting terlebih massa AMPB telah datang ke Jakarta untuk meminta kepastian mengenai pembahasan regulasi tersebut.
"Seharusnya, sih, yang kami minta menemui Ibu Ketua, tetapi tadi di sidang paripurna tidak hadir dan saya nyatakan saya kecewa. Sidang paripurna itu sidang yang paling penting, kok, tidak hadir. Ini namanya menyepelekan negara," pungkasnya.