sultra-raya

Transportasi Publik Indonesia Lawan Negara Maju, Ini Faktanya!

Senin, 20 Juli 2026 | 09:25 WIB

RAKYAT SULTRA.id- Akademisi sekaligus Pengamat Transportasi Darat Djoko Setijowarno menilai kualitas layanan transportasi publik di Indonesia kini telah mengalami perkembangan signifikan hingga mampu bersaing dengan sejumlah negara maju.

Menurutnya, inovasi layanan yang terus dilakukan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas transportasi publik di Tanah Air.

Djoko mengatakan, salah satu indikator kemajuan tersebut terlihat dari semakin kuatnya aspek inklusivitas dalam pelayanan.

 

Karena itu, pengembangan layanan transportasi publik perlu terus mengikuti kebutuhan masyarakat agar mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan setara bagi seluruh pengguna.

PT Keretab Api Indonesia (Persero) atau KAI sendiri terus memperkuat layanan yang lebih inklusif. Upaya itu dilakukan dengan menghadirkan berbagai fasilitas bagi penyandang disabilitas maupun kelompok berkebutuhan khusus.

Adapun fasilitas yang disediakan KAI meliputi guiding block, portable ramp, kursi roda, toilet ramah penyandang disabilitas, ruang laktasi, hingga petugas yang telah dibekali pelatihan untuk mendampingi pelanggan berkebutuhan khusus.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa customer experience tidak hanya diukur dari teknologi maupun kecepatan layanan, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menghadirkan akses yang setara bagi seluruh pelanggan.

“Jika dibandingkan dengan sejumlah negara maju, layanan transportasi publik Indonesia sudah mampu bersaing. Pengalaman studi banding ke luar negeri juga memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar layanan yang kompetitif,” kata Djoko Setijowarno dalam podcast bertajuk Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia Sudah Setara Global! di Marketeers TV, dikutip Jumat (17/7).

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Travel Content Creator Taufik Effendi yang telah menjajal layanan kereta api di 24 negara.

Menurutnya, kualitas perjalanan saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kecepatan maupun ketepatan waktu, tetapi juga oleh pengalaman yang dirasakan pelanggan sejak memasuki stasiun hingga tiba di tujuan.

Taufik menilai perjalanan dengan kereta kini menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri. Penumpang tidak hanya menikmati pemandangan, makanan, maupun pelayanan, tetapi juga menginginkan rasa aman, nyaman, serta kemudahan selama berada di dalam kereta.

Pengalaman tersebut, menurutnya, justru dibentuk oleh berbagai detail kecil yang sering kali luput dari perhatian.

“Banyak yang bisa dinikmati selama perjalanan. Orang sekarang bukan hanya melihat tujuan akhirnya, tetapi juga menikmati pengalaman selama berada di kereta. Hal-hal seperti pelayanan, kenyamanan, hingga fasilitas pendukung menjadi bagian dari perjalanan itu sendiri,” kata Taufik Effendi dalam podcast bertajuk Kenapa Video Naik Kereta Bisa Ditonton Jutaan Orang? Rahasia Storytelling Travel Content di Marketeers TV.

Komitmen KAI dalam menghadirkan layanan yang inklusif dinilai memperkuat pengalaman pelanggan. Berbagai fasilitas ramah penyandang disabilitas dan kelompok berkebutuhan khusus tidak sekadar memenuhi standar pelayanan, tetapi juga menjadi wujud bahwa setiap pelanggan memiliki hak yang sama untuk menikmati perjalanan dengan nyaman.

Halaman:

Tags

Terkini