MUBAR, rakyatsultra.id – Penjabat Bupati Muna Barat (Mubar) Dr. Bahri dalam kesempatannya menghadiri Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) berpesan dan mengajak untuk menghargai perbedaan dan melawan hoax jelang pemilu serentak 2024.
Bertempat di Baruga Lawa Kelurahan Wamelai Kecamatan Lawa, Bahri menyampaikan melalui silaturahmi dengan para tokoh adat, tokoh masyarakat, lintas tokoh dan tokoh lintas suku se-Kabupaten Mubar sudah sepatutnya menyatukan tekad bersama melawan hoax, ujaran kebencian, politik identitas dan propaganda berbau suku agama dan ras (sara) dalam menghadapi Pemilu serentak 2024.
Karenanya, dirinya berharap semua bisa bersepakat, melawan hoax, melawan ujaran kebencian, politik identitas, propoganda struktur agama dan ras. "Saya kira komitmen kita bersama, kita membangun kebersamaan dalam keberagaman maka didukunglah komitmen yang tinggi didalam berbangsa dan bernegara.
Terkait maraknya berita bohong atau hoax, dirinya berharap di tengah perkembangan teknologi saat ini masyarakat Muna Barat harus pintar memilah dan memilih berita.
“Masyarakat di Mubar harus cerdas dalam dalam mengoreksi informasi yang diterima melalui sosial media maupun pelbagai situs berita yang ada,” ujarnya.
“Hoaks itu berita bohong. Saat ini teknologi dan komunikasi sudah berkembang pesat dan banyak, baik media sosial maupun situs website lainnya, maka informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar banyak bertebaran di mana-mana. Oleh karena itu, saya mengajak kepada masyarakat kabupaten Mubar agar selalu selektif atas informasi yang diterima dan jangan sebarkan langsung, harus baik-baik pastikan kebenarannya terlebih dahulu.
Bahri meyakini masyarakat akan belajar dari diberbagai kasus yang sedang terjadi di daerah saat ini. Untuk itu, ia mengatakan, masyarakat tidak ingin termakan dengan Hoaks.