“Dari topi sampai, kaos kaki dibiayai oleh rakyat. Karena sistem demokrasi kita dari adalah dari rakyat untuk rakyat. Dari KSOP Kendari untuk masyarakat Kota Kendari. Bukan dari Tuhan ke Kepala KSOP Kendari, terus ke masyarakat Kota Kendari,” tegas RadjabSebelumnya viral diberitakan, Pernyataan Kepala KSOP Pelabuhan Bungkutoko Kendari, Letkol Marinir Agus Winarto kepada buruh di kawasan Bungkutoko, memicu kontroversi di lingkungan buruh kawasan Pelabuhan Bungkutoko, Kendari. Letkol Marinir Agus Winarto mengatakan “Laporkan sekalian saja pada TUHAN YME. Mas…..biar tak tanggung…..,” ucap Kepala KSOP Kelas II Kendari tersebut, Kamis (20/1) Kalimat tersebut oleh buruh sebagai sesuatu yang tak pantas dikeluarkan seorang pemimpin apalagi berstatus anggfota TNI angkatan laut. Buruh bongkar muat juga menilai pernyataan itu kurang bijaksana. Salah seorang buruh TKBM Tunas Bangsa Mandiri, Asikuding menyesalkan pernyataan perwira menengah TNI Angkatan Laut tersebut.