Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sultra, Saldhy Putranto
-
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sultra, Saldhy Putranto
Rakyatsultra.com, KENDARI -- PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi tenggara (Sultra) memastikan telah me nyerahkan santunan sebesar Rp 8,7 miliar kepada korban maupun ahli waris akibat kecelakaan lalulintas di periode Januari hingga mei 2021.
Bahkan, untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, perusahaan plat merah ini menjalin kerjasama dengan kepolisian dan sejumlah rumah sakit di Bumi anoa. Kepada awak media, Senin (31/5),
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sultra, Saldhy Putranto menjelaskan bahwa, penyerahan santunan sebesar Rp 8,7 miliar ini mencakup santunan meninggal dunia maupun santunan luka-luka akibat kecelekaan lalulintas. tentunya, bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam hal ini unit Laka Lantas dan juga pihak Rumah Sakit. “ Selama ini kami bekerjasama dengan pihak kepolisian dan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait laporan kecelakaan dan perawatan korban di rumah sakit,” bebernya di Kantor Jasa Raharja Cabang Sultra.
Bahkan, penyerahan santunan pun bagi korban meninggal dunia kini lebih cepat, jika normalnya selama enam hari, kini penyerahan santunan bisa 1,1 hari saja. petugas Jasa Raharja akan mendatangi rumah korban atau ahli waris untuk kelengkapan berkas. “Kecepatan penyelesaian santunan sejak korban meninggal dunia adalah 1,1 hari. Semua korban kecelakaan kami serahkan santunannya melalui transfer, tidak ada lagi kita ketemu langsung, kita kurangi karena kondisi pandemi, kita diminta untuk social ditancing. untuk korban meninggal dunia diberikan santunan sebesar Rp 50 juta dan korban luka-luka maksimal Rp 20 juta,” cetus Saldhy.
Sebagai informasi, kini Jasa Raharja Sultra sudah bekerjasama dengan 35 rumah sakit, sesuai dengan jumlah rumah sakit yang terdaftar di dinas Kesehatan (dinkes) provinsi Sulawesi tenggara (Sultra). Rumah sakit ini yakni RSUD provinsi Bahteramas, RS Santa anna Kendari, RS TNI AD dr ismoyo Kendari, RS Bhayangkara, RSUD Benyamin Guluh Kolaka, RSUD Raha Kab. muna. Kemudian, RSUD pasar Wajo Kab. Buton, RS Jiwa Kota Kendari, RSUD Kota Bau-Bau, RSUD unaaha Kab. Konawe, RS Setia Bunda Kab Konawe. Selanjutnya, ada RS murhum Kota Bau-Bau, RSUD abunawas Kota Kendari, RS PMI Kendari, RSUD Kabupaten Bombana, RSUD H M djafar Harun Kabupaten Kolaka utara, RSUD Kabupaten Wakatobi, RSUD Kabupaten Konawe utara, RSUD Kabupaten Konawe Selatan, RSUD Kabupaten Buton utara, RS Siloam Hospitals Buton, RS aliyah Kendari, RS aliyah Kendari ii, RS aliyah Kendari. termasuk, RS Hati mulia Kendari, RSia permata Bunda Kendari, RS tiara Sentosa Kendari, RS Hermina Kendari, RSUD Welala Kabupaten Kolaka timur, RSUD Kabupaten Konawe Kepulauan, RSUD Kabupaten muna Barat, RSUD Laompo Kabupaten Buton Selatan dan RSUD Kabupaten Buton tengah. “Kalau ada korban laka yang masuk di UGD atau IGD, ketika di enteri datanya oleh pihak rumah sakit, itu nanti akan menotifikasi ke kami (Jasa Raharja) bahwa ada korban laka lantas yang di rawat di UGD atau IGD rumah sakit tersebut. nanti petugas kita datang untuk melakukan pengecekan apakah benar korban lakalantas. nanti kita kerjasama lagi dengan pihak kepolisian untuk pem- buatan laporan polisi,” ungkap Saldhy yang belum cukup se bulan menjabat kepala cabang Jasa Raharja Sultra.
Selain menyerahkan santunan, Jasa Raharja juga memberikan bantuan Bina Lingkungan kepada lingkungan sekitar. mulai dari penanaman bibit pohon, memberikan fasilitas sarana ibadah dan fasilitas umum lainnya.