Jumat, 28 Agustus 2026

Ali Mazi Masih Ingin Dedikasikan Diri untuk Bangsa dan Negara

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 13 Maret 2023 | 09:46 WIB
Gubernur Sultra H. Ali Mazi, SH., mengunjungi Kabupaten Bombana tepatnya Sabtu (12/3) kemarin. Gubernur menjadi pembicara saat Pemerintah Bombana menggelar audience bersama tokoh pemuda, tokoh adat dan masyarakat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.
Gubernur Sultra H. Ali Mazi, SH., mengunjungi Kabupaten Bombana tepatnya Sabtu (12/3) kemarin. Gubernur menjadi pembicara saat Pemerintah Bombana menggelar audience bersama tokoh pemuda, tokoh adat dan masyarakat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.

BOMBANA, rakyatsultra.id - Gubernur Sultra H. Ali Mazi, SH., menjadi pembicara saat Pemerintah Bombana menggelar audience bersama tokoh pemuda, tokoh adat dan masyarakat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Sabtu (11/3).

Meski massa jabatan Gubernur Ali Mazi tersisa lima bulan, tepatnya 5 September 2023 mendatang, tidak disangkal kalau dirinya bakal maju sebagai Calon Legislatif DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang.

Meski memiliki pengalaman politik serta pemerintahan, namun tidak membuat Gubernur Ali Mazi optimis duduk di kursi DPR RI tanpa dukungan masyarakat ,untuk itu sebagai seorang politisi dirinya mengajak untuk menyatukan persepsi.

-

Alasan Gubernur Ali Mazi maju sebagai balon legislatif 2024, tidak lepas dari keinginan dirinya untuk terus mengabdikan diri terhadap masyarakat Sulawesi Tenggara. “Selama lima tahun ini, bagi saya, masih banyak yang perlu dipenuhi dan hanya tuntutan konstitusi. Jabatan saya hanya sampai tahun ini. Maju sebagai caleg DPR RI merupakan peluang buat saya untuk lebih mendedikasikan diri terhadap bangsa dan negara,” kilahnya.

Menjawab pertanyaan dari Kepala Desa Biru dan Sekretaris APDESI Kab. Bombana, Zainal Abidin, yang menanyakan beberapa masalah terkait aspek perikanan dan pertambangan, mengharapkan pemerintah Bombana ke depannya lebih memperhatikan masyarakat, terutama masalah pertanian. Karena masih banyak kendala yang dihadapi terkait masalah pertanian di Kabupaten Bombana.

-

Dilaporkan, bahwa sekitar 70 persen di Kabupaten Bombana terdiri dari persawahan, yang dalam sekali panen bisa mencapai sebesar Rp33 Milyar. Proses pengelolaan hasil panen sangat terbatas berupa; petani sangat membutuhkan hand tractor dan mesin pengering hasil pertanian.

Keluhan ini ditanggapi langsung oleh Gubernur Ali Mazi, bahwa Pemerintah Sulawesi Tenggara akan memberikan upaya yang maksimal yaitu memberikan bantuan pendanaan dari Program Bahtramas serta Bupati Kab. Bombana dan Dinas Pertanian akan meninjau lokasi pertanian untuk mencari solusi terkait permasalahan yang dihadapi oleh para petani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X