TIRAWUTA, RSONLINE – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dipastikan akan menghabiskan anggaran Rp 1,6 miliar. Pasalnya, Pilkades serentak akan digelar di 83 desa pada 12 kecamatan.
Soal rencana Pilkades serentak yang akan digelar pada Desember 2016, sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).
Wakil Bupati Koltim, Andi Merya Nur mengatakan, Pemkab Koltim melalui visi misi daerah akan tetap memberi perhatian pada setiap desa. Tahun 2016 ini, ada sekitar 12 kecamatan akan melaksanakan Pilkades serentak .
“Hari ini tahapan Pilkades, maka semua pemangku desa harus mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan. Akan ada desa yang akan lolos berkas juga tidak lolos. Ini harus dihormati setiap calon," terang Merya beberapa waktu lalu.
Selain itu, dia berharap, setiap kepala desa yang terpilih mampu melakukan perubahan pada pembangunan di desa yang dipimpinnya. “Berperan dalam menghasilkan PAD. Memanfaatkan anggaran desa sebaik mungkin dan digunakan sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat," cetusnya.
Sementara itu, Irwan Kara Kabid Pemerintahan Desa dan Lurah BPMD Koltim mengatakan, anggaran pelaksanaan Pilkades Koltim tahun ini mencapai Rp 1,6 miliar. “Anggaran ini disesuaikan dengan banyaknya jumlah desa yang ikut bertarung," ungkapnya.
Selain itu, menurut Irwan, dalam pelaksanaan Pilkades di Koltim diberlakukan perhitungan suara ulang (PSU). “Itupun harus menunggu 20 dan keputusan bupati," cetusnya.
Namum pihak BPMD berharap tidak ada PSU karena hal tersebut akan memakan anggaran baru yang ditaktisi. Selain itu, aturan lainnya, jika ada calon tunggal maka perolehannya harus mencapai wajib pilih lebih dari 50 persen.
Selain itu, bagi ASN yang mencalonkan diri dalam Pilkades dibolehkan dan tidak harus berhenti sebagai pegawai namun tunjangannya akan dihentikan. (cr2/b/din)