KENDARI, RSONLINE - Bakal Calon Wali Kota Kendari Abdul Rasak bertandang ke DPRD Kota Kendari usai ditetapkan sebagai pasangan calon, Senin (24/10). Selain mengembalikan aset yang ia gunakan selama menjadi Ketua DPRD, ia juga berpamitan kepada anggota dewan beserta staf di kantor tersebut. Rasak datang ke parlemen didampingi istrinya.
Saat tiba di DPRD, satu per satu staf menyalami kandidat usungan Golkar dan NasDem itu. Beberapa staf bahkan terlihat menitikan air mata karena sedih setelah Abdul Rasak sudah tidak lagi berkantor di parlemen. Rasak pun berusaha menenangkan para staf.
Ia meminta para pegawai DPRD Kendari tetap sabar dan tetap menjaga kekompakan.
"Kekompakan yang selama ini kita bangun di DPRD harus kita jaga dengan baik," akunya di hadapan para staf.
Rasak sendiri resmi melepas jabatan Ketua DPRD Kendari setelah ditetapkan sebagai pasangan calon. Ia telah menjadi legislator selama 12 tahun dan Ketua DPRD Kendari selama tujuh tahun.
Beberapa staf tidak bisa menahan kesedihan melihat Abdul Rasak berpamitan. Salah seorang staf yang enggan disebutkan namanya menyebut kalau Abdul Rasak adalah orang yang baik.
"Beliau itu tidak pernah kasi susah orang. Orangnya sederhana dan mengerti sama orang. Bahkan beliau tidak pernah marahi kita meskipun jabatannya sebagai Ketua DPRD Kendari," aku staf tersebut dengan mata berkaca-kaca.
Staf itu pun punya kenangan terhadap Abdul Rasak. Saat itu, ia yang memegang kunci ruangan Rasak terlambat datang ke kantor sementara Rasak sudah berada di DPRD.
"Waktu saya datang, beliau hanya senyum-senyum. Beliau sama sekali tidak pernah marah sama kita," katanya
Setelah bersalaman dengan para staf, Rasak pun menyampaikan kata perpisahan di hadapan anggota dewan. Di situ, Rasak meminta maaf apabila selama menjadi anggota dewan terdapat kesalahan.
Politikus Partai Amanat Nasional ini juga meminta kepada para legislator agar selalu kompak dalam mengawal pembangunan di Kota Kendari. Sekretariat DPRD Kendari juga diharapkan bisa memfasilitasi anggota dewan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
"Jangan takut berdebat (dengan anggota dewan) kalau memang tidak sesuai prosedur. Tapi jangan juga dipersulit kalau memang sudah benar," harapnya.
Setelah menyampaikan kata perpisahan, Rasak akhirnya berfoto bersama dengan anggota dewan dan staf DPRD Kendari. Mantan Ketua DPRD Kendari itu sendiri mengembalikan duas mobil dinas yang ia gunakan selama ini kepada Pemerintah Kota Kendari.
Ia juga berterima kasih kepada pemerintah kota yang telah memfasilitasi dirinya selama menjadi Ketua DPRD Kendari. (r1/b/ian)