KENDARI, RSONLINE - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini dirancang untuk menjadi partai papan atas pada pemilu legislatif 2019 mendatang. Indikator yang menjadi acuan yaitu merebut 12 persen dari jumlah suara ditingkat nasional. Hal ini disampaikan langsung Presiden PKS, Dr Sohibul Iman, di hadapan kader dan simpatisan PKS se-Sultra, Sabtu (22/10).
Sohibul menerangkan, untuk mewujudkan hal tersebut tidaklah mustahil bagi kader PKS jika mesin partai digerakan untuk bekerja.
"Kita bekerja demi da'wah, maka kita akan dapatkan kemenangan. Kalau pun bukan kita yang merasakannya maka, anak cucu kitalah yang akan merasakan," ungkapnya saat menghadiri silaturahmi kader dan simpatisan PKS se-Sultra.
Lanjut dia, pilkada serentak yang laksanakan sejak 2015 lalu PKS telah berhasil mencapai 92 persen kemenangan di berbagai daerah. Karena itu, pihaknya tetap optimis, pilkada gelombang kedua PKS akan menyapu bersih kemenangan disetiap daerah yang akan melaksanakan pesta demokrasi. "Gelombang kedua terdapat 101 daerah yang akan melaksanakan pilkada," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Sultra Sulkhani SPd menyampaikan kepada kader dan simpatisan PKS untuk tidak terkooptasi dengan pendapat yang memisahkan antara Islam dan politik. Menurutnya, sejak keruntuhan kekhilafahan Islam politik kemudian diciptakan dengan sesuatu yang dinilai kotor, padahal politik itu adalah sesuatu yang netral. Artinya bisa positif dan bisa juga negatif tergantung siapa pelakunya.
"Ketika seseorang menilai politik sesuatu yang negatif, menilai politik sesuatu yang kotor maka kita kader PKS mestinya hadir untuk membuat politik itu menjadi sesuatu yang positif," katanya.
Karena itu, pihaknya mengajak kader dan simpatisan PKS untuk bersama-sama membesarkan PKS sehingga wajah perpolitikan lebih banyak bersihnya ketimbang kotornya. "Kita harus punya jiwa mujahid, jiwa pejuang. Kita mempunyai kesibukan yang besar untuk memperbesar PKS. Dengan kita memperbesar PKS berarti kita memperbesar politik yang santun dan bersih yang selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT," pungkasnya. (p3/b/put)