pro-rakyat

Batal Jadi Calon, Anak Lorong Legawa

Senin, 26 September 2016 | 10:41 WIB
Ishak Ismail

-
Ishak Ismail

RAKYATSULTRA.COM, KENDARI - Bakal Calon Wali Kota Kendari Ishak Ismail dipastikan tidak akan tampil dalam arena pemilihan wali kota. Kandidat yang terkenal dengan jargon Anak Lorongnya Kendari itu tidak berhasil mendapat partai koalisi hingga pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) ditutup.

Meski gagal bertarung, namun mantan Ketua DPC Gerindra Kendari menegaskan sudah maksimal dalam berburu partai politik. Pada tahapan pemilihan wali kota, Ishak mengaku sempat mendaftar di NasDem, Demokrat, Gerindra, PKS dan PDIP.

Bahkan, Golkar yang selama ini tidak ia targetkan menjadi pengusung turut ia dekati dengan melakukan komunikasi Ketua Umum Setya Novanto. Di PKS, ia sudah sempat membangun kesepakatan. Namun, deal yang mereka bangun gagal setelah Adriatma Dwi Putra berhasil membawa partai koalisi.

Di PDI Perjuangan, ia pun sudah berjuang. Awalnya, dia sudah mendapat surat tugas dari partai itu namun Ishak tidak bisa memenuhi koalisi partai sebagaimana yang diperintahkan.

Dalam surat tugas, katanya, batas waktu yang diberikan mencari koalisi partai sampai 24 Agustus 2016. Namun rekomendasi yang ia urus di Gerindra selama berbulan-bulan baru keluar pada 25 Agustus.

"Jadi selisihnya pas satu hari," akunya saat konferensi pers di kediamannya, Minggu (25/9).

Setelah mendapat rekomendasi Gerindra, Ishak sempat menjalin komunikasi ke beberapa partai termasuk NasDem. Bahkan NasDem sempat ingin menyandingkan Abdul Rasak dengan dirinya.

"Namun kesepakatan tidak berhasil karena semua mau 01," jelasnya.

Sebenarnya kata Ishak, PDIP sudah mutlak berada di kubu Anak Lorong.

"Tapi namanya politik. Semua dinamis, semua permainan. Dan harus diakui, saya dikalahkan dalam permainan ini karena saya tidak berani berbuat atau bermain licik. Saya bermain yang sifatnya on the track dan ikuti tahapan mulai pendaftaran sampai dengan membawa surat tugas," jelasnya.

Seyogyanya, sebelum ada keputusan di PDIP, dirinya perlu dipanggil untuk melakukan klarifikasi dan evaluasi. Tapi hal itu sama sekali tidak terjadi.

"Sehingga saya yakini ada hal- hal di balik itu. Tapi sudahlah, saya iklaskan semua karena sudah terjadi dan saya tidak bisa berbuat apa apa selain menyampaikan selamat kepada saudara saya pak Derik. Selamat melakukan kompetisi. Manfaatkan PDIP secara baik-baik," kata Ishak.

Ishak mengaku sudah maksimal dalam melobi PDIP agar bisa mengusungnya. Ia bahkan sempat berkomunikasi dengan anak Ketua Umum PDIP Megawati Soerkanoputri, Prananda. Namun lagi-lagi, Ishak tidak berhasil mendapat pintu partai berlambang banteng moncong putih.

Ishak pun meminta maaf kepada semua keluarga besar Anak Lorong karena tidak berhasil tampil di pentas demokrasi.

Halaman:

Tags

Terkini

Dinas Koperasi dan UMKM Sultra Gelar Pasar Murah

Kamis, 2 November 2023 | 15:10 WIB

Mundur dari Caleg DPR RI, Maju Caleg di DPRD Provinsi

Minggu, 8 Oktober 2023 | 11:24 WIB

KPU Konawe Selatan Verifikasi 429 Bacaleg 17 Parpol

Jumat, 6 Oktober 2023 | 06:45 WIB

Polda Sultra Petakan Kerawanan Pemilu 2024

Rabu, 4 Oktober 2023 | 14:27 WIB

Massa Dibubarkan Polisi Pakai Gas Air Mata

Selasa, 27 September 2022 | 10:55 WIB

DPRD Baubau Mewacanakan Pemekaran Kelurahan

Kamis, 1 September 2022 | 12:36 WIB

DPRD Konsel Mulai Bahas Hasil Reses

Selasa, 8 Maret 2022 | 09:22 WIB