Ketgam : Pasangan Rasak-Haris saat registrasi di kantor KPU Kota Kendari, Kamis (22/9). KENDARI - Keluarnya Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai calon pengusung Abdul Rasak membuat Rasak angkat bicara. Pasalnya, keluarnya PBB karena disebabkan Rasak lebih memilih wakil dari Golkar. Rasak mengungkapkan jika syarat parpol minimal 7 persen sehingga jika digandengnya PBB sebagai wakil maka dapat dipastikan tidak akan mencukupi. Karena itu, untuk mencukupi, pihaknya menggandeng kader partai golkar untuk dijadikan wakil. "Kalau hanya Nasdem-PBB tidak akan cukup sehingga kita mengakomodir dari partai golkar yang mendorong kadernya. Karena partai golkar memiliki 4 kursi tambah Nasdem 3 kursi sehingga sudah mencukupi," ujar Rasak di kantor KPU, Kamis (22/9).. Meski demikian, Rasak juga tidak menampik jika PBB hingga kini masih sebatas dukungan politis dan nantinya juga akan ditindaklanjuti dengan dukungan administrasi. Akan tetapi, pihaknya juga menilai bahwa keluarnya PBB dari barisan Rasak-Haris juga dinilai karena adanya pertimbangan politik. "Mungkin ada pertimbangan politik sehingga mengambil langkah politik diluar dari kami. Bagi saya di politik ini berbagai hal bisa terjadi dalam waktu yang sangat singkat," ungkap Rasak. Meski PBB tidak masuk, pihaknya tetap merasa bangga karena bisa mencalonkan dari pintu Golkar dan Nasdem. (p3/b/ian)